INDOZONE.ID - Gangguan pencernaan merupakan sebuah penyakit yang umum dialami. Salah satu hal yang dapat dilakukan ketika sedang mengalami gangguan pencernaan adalah dengan mengonsumsi makanan yang mudah dicerna.
Makanan yang paling mudah dicerna cenderung rendah serat dan lemak dan rasanya juga lebih lembut. Makanan yang lunak atau mudah dikunyah dan ditelan juga lebih mudah dicerna dibandingkan makanan kering, kenyal, atau keras.
Dilansir health.com, memilih makanan yang mudah dicerna saat merasa tidak enak badan atau mengalami gangguan pencernaan seperti diare, dapat membantu mengistirahatkan saluran pencernaan.
Hal ini pada dasarnya membuat tubuh bekerja lebih sedikit untuk melancarkan proses pencernaan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Makanan Berkuah Buat Kamu yang Bosan dengan Menu Bersantan
Berikut lima kelompok makanan yang mudah dicerna untuk kamu.
1. Produk Tepung Putih
Jika mengalami gangguan pencernaan, disarankan untuk memilih makanan rendah serat untuk sementara waktu.
Serat adalah karbohidrat yang tidak dapat dicerna yang bergerak melalui saluran pencernaan tanpa dipecah.
Produk biji-bijian olahan seperti nasi putih, roti putih, dan pasta putih telah dihilangkan komponen seratnya.
Untuk sementara, memilih makanan berserat rendah ini dapat membuat usus istirahat ketika mengalami ketidaknyamanan pencernaan.
2. Buah yang Dikupas, Kalengan, atau Direbus
Beberapa buah segar sangat tinggi serat sehingga lebih sulit dicerna. Sebagian besar serat makanan dalam buah-buahan ditemukan pada kulit dan bijinya.
Pilihlah buah-buahan berserat rendah, seperti pisang matang atau melon. Dapat juga memilih mengupas buah-buahan seperti apel dan pir.
Buah-buahan yang lebih lembut seperti plum rebus atau buah persik kalengan juga merupakan pilihan yang baik. Jika membeli buah kalengan, carilah produk yang dikemas dalam air sebagai pengganti sirup untuk mengurangi kandungan gula tambahan.
3. Sayuran yang Dimasak dengan Baik
Sama seperti buah-buahan segar, sayuran mentah lebih sulit dicerna dibandingkan sayuran yang dimasak.
Ketika sayuran dimasak, dinding sel tanamannya menjadi lebih lunak dan unsur penyusunnya (seperti pati) menjadi lebih mudah diakses oleh enzim pencernaan dalam tubuh. Akibatnya, mereka lebih lembut pada sistem pencernaan.
Sayuran yang mudah dicerna ketika dimasak dengan baik, antara lain zucchini dan labu (tanpa biji), bayam, kentang (tanpa kulit), kacang hijau, bit, dan wortel.
Baca Juga: Rekomendasi Makanan yang Aman Dikonsumsi Sebelum Tidur, Ngemil Sehat Demi Jaga Kesehatan
4. Protein yang Lembut
Meskipun protein hewani tidak mengandung serat, namun tetap sulit dicerna jika keras, kenyal, atau tinggi lemak.
Pilih protein yang lembut dan mudah dikunyah yang mengandung lemak makanan dalam jumlah rendah atau sedang. Contohnya telur orak-arik dan daging giling tanpa lemak.
5. Sup dan Smoothie
Cara makanan disiapkan dapat mempengaruhi daya cernanya. Meskipun strategi modifikasi tekstur seperti pencampuran tidak mengubah kandungan serat makanan. Namun hal ini dapat membantu mengurangi ukuran partikel serat dalam makanan nabati dan dapat membuatnya lebih lembut di sistem pencernaan.
Contohnya kangkung yang dimasak dan dicampur ke dalam sup akan terasa lembut. Perubahan tekstur ini memungkinkan peningkatan daya cerna.
Hal yang sama berlaku untuk buah-buahan berserat, seperti buah beri, yang dicampur menjadi smoothie. Menghaluskan biji buah beri dengan blender tidak akan mengurangi kandungan seratnya, namun dapat membantu memulai proses pencernaan mekanis yang biasanya dimulai di mulut.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Health.com