Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 JULI 2026 • 17:35 WIB

Pesona Wisata Pesisir Kabupaten Paser Makin Terjaga, 60 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Modang

Pesona Wisata Pesisir Kabupaten Paser Makin Terjaga, 60 Ribu Mangrove Ditanam di Desa ModangPenanaman mangrove di pesisir Kabupaten Paser. (Humas Kabupaten Paser/Media Center Paser)

INDOZONE.ID - Keindahan Kabupaten Paser sebagai destinasi wisata pantai di Kalimantan Timur kerap menyita perhatian wisatawan. Untuk memperkuat restorasi ekosistem pesisir, pemerintah setempat baru saja menanam pohon mangrove. 

Indonesia merupakan negara dengan kawasan mangrove terluas di dunia yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir

Selain melindungi garis pantai dan tepian sungai dari abrasi, mengurangi risiko intrusi air laut, serta membantu menghadapi dampak cuaca ekstrem, mangrove juga menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna serta memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon 5 kali lebih besar dari tanaman hutan tropis. 

Adapun rehabilitasi mangrove menjadi salah satu solusi berbasis alam yang membantu mencegah perubahan iklim esktrem, serta mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan kawasan pesisir dan daerah aliran sungai, hingga mencapai target pengurangan emisi nasional.

Baca juga: Dari Warung hingga Restoran, Kuliner Sambal Perkuat Posisi Gastronomi Indonesia

Salah satu pantai dan pesisir yang indah dan populer di Kabupaten Paser berada di Desa Modang, Kecamatan Kuaro. 

Di sini wisatawan kerap bertamasya ke Pantai Pasir Putih, Pantai Paser Mayang, Pantai Keke, Pantai Istana Penajam, Nipah-Nipah Beach, dan masih banyak lainnya.

Pemerintah Kabupaten Paser dan Yayasan Hutan Tropis (YHT) menanam 60.000 pohon mangrove di lahan seluas 20 hektar di Desa Modang. 

Kegiatan ini bermanfaat untuk pelestarian ekosistem pesisir dan berkontribusi terhadap target nasional rehabilitasi mangrove.

Baca juga: Liburan Edukatif di JMFF 2026, Ajak Anak-Anak Menjelajahi Dunia Tambang Lewat Wahana Interaktif

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Paser Rudiansyah, penanaman mangrove tersebut menjadi langkah nyata yang mendukung pelestarian lingkungan, sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.

“Insiatif ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim, tetapi juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” kata Rudiansyah ditemui di Jakarta, baru-baru ini. 

Sekretaris Umum Yayasan Hutan Tropis Dean Yulindra Affandi menambahkan, keberhasilan rehabilitasi mangrove bergantung pada komitmen jangka panjang, pengelolaan yang berkelanjutan, serta keterlibatan aktif masyarakat. 

“Penanaman pohon mangrove menjadi langkah penting dalam mempercepat pemulihan ekosistem pesisir, meningkatkan kapasitas penyerapan karbon, serta menjaga fungsi mangrove sebagai habitat berbagai spesies,” kata Dean. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pesona Wisata Pesisir Kabupaten Paser Makin Terjaga, 60 Ribu Mangrove Ditanam di Desa Modang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!