Iced Americano Tetap Digemari Saat Musim Dingin di Korea.
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kepikiran, kenapa orang Korea rela minum es kopi pas suhu lagi minus?
Padahal kan logikanya, yang dingin-dingin tuh ditolak dulu kalau suhu lagi beku. Tapi ya itu dia, warga Korea emang beda.
Es kopi, khususnya iced americano, udah kayak minuman nasional di sana. Nggak peduli salju turun atau angin sedingin kulkas tiga pintu, tangan mereka tetap setia ngegenggam cup plastik berisi kopi dingin.
Ternyata semua ini ada alasannya, lho. Buat orang Korea, kopi itu bukan buat gaya-gayaan nongkrong, apalagi cuma biar feeds Instagram penuh. Katanya, mereka minum kopi karena butuh energi cepat.
Baca Juga: 5 Makanan yang Wajib Dihindari setelah Usia 55 tahun, agar Otak Tetap Tajam
Jadi ibaratnya, kopi tuh bahan bakar harian. Nah, iced americano dianggap paling pas karena rasanya strong, nggak neko-neko, langsung bikin melek dan fokus.
Budaya kerja di Korea juga punya pengaruh besar. Namanya ppalli-ppalli culture, semua serba cepat, buru-buru, dan efisien.
Iced americano bisa jadi solusi praktis bagi warga Korea.
Bahkan, mereka jarang punya waktu buat duduk manis nikmatin kopi panas. Nah, iced americano bisa jadi solusi praktis.
Bisa diminum sambil jalan, sambil kerja, bahkan sambil nunggu subway. Multitasking sambil ngopi? Udah jadi gaya hidup banget.
Tentu ini bukan cuma tren musiman. Starbucks Korea buka dari 1999 dan sejak itu iced americano nggak pernah kehilangan penggemar.
Tahun 2024 aja, orang Korea rata-rata ngabisin lebih dari 260 cup iced americano per orang.
Di negara lain, kopi panas masih jadi juara. Tapi di Korea, es kopi tetep jadi raja, bahkan pas cuaca lagi nggak bersahabat.
Baca Juga: Jangan Cuma Kopi! 4 Jenis Teh Ini Juga Bisa Bikin Kamu Semangat Seharian!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @eunji.korean