INDOZONE.ID - Chef Kadek, seorang koki berbakat asal Bali yang mewakili Indonesia, berhasil meraih juara ketiga dalam kompetisi bergengsi Young Talents Escoffier Global Finale 2024 di Paris.
Prestasi ini tidak hanya mengangkat namanya, tetapi juga membawa nama Indonesia ke panggung internasional dengan memperkenalkan rempah-rempah lokal dan praktik kuliner berkelanjutan.
Young Talents Escoffier adalah program internasional yang dirancang untuk meningkatkan karir para koki muda melalui kompetisi kuliner.
Baca Juga: Bikin Bangga, Chef Kadek Sumiarta Asal Nusa Dua Bali Wakili Indonesia di World Finals Paris
Dengan dukungan dari berbagai sponsor seperti Classic Fine Food, ajang ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan keterampilan mereka tetapi juga mempromosikan keberagaman kuliner dari berbagai negara.
Kompetisi ini telah menjadi salah satu ajang paling bergengsi bagi koki muda di seluruh dunia, memberikan eksposur yang signifikan terhadap bakat-bakat baru dalam industri kuliner global.
Perjalanan Chef Kadek menuju kompetisi ini dimulai dengan kemenangan di tingkat nasional dan regional Asia Pasifik, yang memberinya tiket untuk berkompetisi di babak global.
Namun, persaingan di Paris bukanlah hal yang mudah. "Aspek yang paling menantang adalah menyesuaikan diri dengan bahan-bahan lokal yang berbeda dengan yang ada di Indonesia. Kami datang lebih awal ke Paris untuk mencoba dan memahami bahan-bahan di sana," ujar Chef Kadek pada Press Conference Celebration of Culinary Artisans secara daring Rabu (18/12/2024).
Dalam kompetisi ini, Chef Kadek membawa dua bahan khas Indonesia, yakni kemiri dan kemangi. Di babak final, ia ditantang untuk menciptakan hidangan vegan berbasis kubis serta daging sapi dalam puff pastry.
Setiap elemen hidangan dirancang dengan teliti untuk memadukan cita rasa tradisional Indonesia dengan teknik masak internasional.
Kesuksesan Chef Kadek tidak terlepas dari bimbingan mentor-mentornya, seperti Chef Jean-Yves dan Chef John Gibbs.
"Kadek memiliki kemampuan untuk langsung memahami instruksi dan berkembang dengan sangat cepat selama latihan. Hal ini jarang saya temukan di talenta muda lainnya," kata Chef Jean-Yves.
Chef John Gibbs menambahkan, "Kadek adalah sosok yang tenang dan sabar, kualitas yang membantunya mengatasi tekanan kompetisi internasional. Ia adalah representasi sempurna dari dedikasi dan budaya Bali."
Dukungan dari tim juga memainkan peran penting pada perlombaan ini. Sophie Le Thouy dari Classic Fine Food, sponsor perjalanan Kadek, menyatakan, "Kami percaya pada pentingnya mendukung talenta muda seperti Kadek. Perjalanannya membuktikan kekuatan tim dan semangat manusia dalam dunia kuliner."
Masakan Chef Kadek di Paris. (Z Creators/@Aurelia Lois)
Dalam setiap hidangan yang disajikan, Chef Kadek menonjolkan keberlanjutan. Ia menggunakan bahan secara efisien dan menyesuaikan teknik memasak untuk mengurangi limbah.
Filosofi ini sejalan dengan visi Apurva Kempinski Bali dan kampanye Powerful Indonesia, yang mendukung inklusivitas dan keberlanjutan.
"Saya ingin dunia melihat bahwa bahan masakan Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk diolah secara kreatif dan tetap berkelanjutan," ungkap Chef Kadek.
Pendekatan ini juga membawanya meraih penghargaan khusus atas efisiensi penggunaan bahan dan air selama kompetisi.
Kesuksesan Chef Kadek menjadi motivasi bagi koki muda Indonesia. Ia membuktikan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dedikasi, talenta lokal mampu bersinar di panggung dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara Daring