Ilustrasi kulkas. (FREEPIK/mayakruchankova)
INDOZONE.ID - Salah satu alat elektronik yang wajib ada di rumah adalah kulkas. Alat pendingin ini sangat penting keberadaanya karena dapat menyimpan bahan makanan maupun sisa makanan agar tahan lebih lama.
Dilansir dari thespruceeats.com, umumnya, barang yang dimaksudkan untuk dioleskan atau dicampur tidak memerlukan lemari es. Begitu pula banyak buah-buahan, sayur-sayuran, atau lemak seperti mentega.
Berikut beberapa bahan makanan yang tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas:
Ilustrasi saus tomat. (FREEPIK/dashu83)
Saus tomat adalah salah satu bumbu paling popular yang sering disajikan dengan segala sesuatu mulai dari telur orak-arik dan steak hingga pizza, kentang goreng, bawang bombay, dan ayam.
Kita cenderung menyimpan botol saus tomat yang sudah dibuka di lemari es. Namun di banyak restoran, botol saus tomat diletakkan di atas meja, bersama dengan garam, merica, dan gula.
Keasaman yang diukur pada skala pH adalah salah satu dari enam faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan bakteri dalam makanan.
Kebanyakan bakteri berbahaya memerlukan lingkungan netral hingga sedikit asam, dengan tingkat pH 4,5 atau lebih tinggi. Karena bahannya yang asam (tomat dan cuka), saus tomat memiliki pH antara 3,5 dan 3,9.
Kesimpulan: Simpan saus tomat di lemari, bukan di lemari es.
Baca Juga: Pesona Pecel: Warisan Kuliner Jawa yang Menggugah Selera
Selai bunga mawar (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)
Jeli dan selai tidak perlu disimpan di lemari es karena memiliki aktivitas air sekitar 0,80 dan pH-nya biasanya sekitar 3.
Jadi, jeli dan selai tidak memiliki cukup kelembaban untuk mendukung bakteri dan juga terlalu asam bagi mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thespruceeats.com