INDOZONE.ID - Siapa yang pernah “mewek” gara-gara memotong bawang? Tenang, kamu nggak sendiri. Dari anak kos sampai chef rumahan, semua pasti pernah mengalami momen dramatis ini. Tapi yang bikin kaget, ternyata cara paling ampuh agar tidak menangis bukan trik lama seperti memasukkan bawang ke kulkas atau memakai kacamata.
Justru, jawabannya jauh lebih simpel dan mungkin selama ini kamu salah.
Percaya atau tidak, bawang sebenarnya punya cara sendiri untuk “balas dendam”. Saat dipotong, bawang melepaskan zat kimia yang membuat mata terasa perih.
Di dalam bawang terdapat senyawa berbasis sulfur yang sebelumnya “diam”. Namun, ketika terkena pisau, senyawa ini bereaksi dan berubah menjadi gas iritan bernama propanethial S-oxide. Gas ini langsung menyebar ke udara dan mengenai mata.
Begitu menyentuh permukaan mata yang lembap, zat tersebut berubah menjadi asam ringan. Otak kemudian merespons dengan memerintahkan mata memproduksi air mata lebih banyak. Hasilnya, kamu menangis tanpa sadar.
Baca juga: Potret Kucing Menangis Saat Majikan Mengiris Bawang
Penelitian dari Proceedings of the National Academy of Sciences menemukan bahwa zat dari bawang tidak keluar secara perlahan, melainkan menyembur dengan kecepatan tinggi.
Saat pisau menekan bawang, tekanan di dalam lapisannya meningkat. Ketika lapisan tersebut pecah, cairannya menyembur seperti ledakan kecil dengan kecepatan hingga puluhan meter per detik.
Mengiris bawang agar tidak perih di mata. (Freepik)
Berikut beberapa cara yang terbukti lebih efektif:
Partikel yang dilepaskan bawang ternyata juga berpotensi membawa bakteri seperti Salmonella. Artinya, cara mengiris yang kurang tepat bisa memengaruhi kebersihan dapur.
Baca juga: Ketahui 5 Cara Memotong Bawang Tanpa Menangis
Beberapa ilmuwan kini tengah mengembangkan “bawang anti-nangis” dengan memodifikasi enzim tertentu di dalamnya. Jika berhasil, memasak tanpa air mata bukan lagi sekadar impian.
Jadi, jika selama ini kamu masih menangis saat memotong bawang, mungkin bukan bawangnya yang salah, melainkan tekniknya. Dengan pisau tajam, gerakan perlahan, dan sedikit trik sederhana, pengalaman di dapur bisa jadi jauh lebih nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Discovermagazine.com