Kamis, 23 MEI 2024 • 06:05 WIB

Selalu Penuh, Ini 5 Bahan Makanan yang Sebenarnya Tak Perlu Disimpan di Kulkas

Author

Ilustrasi kulkas. (FREEPIK/mayakruchankova)

INDOZONE.ID - Salah satu alat elektronik yang wajib ada di rumah adalah kulkas. Alat pendingin ini sangat penting keberadaanya karena dapat menyimpan bahan makanan maupun sisa makanan agar tahan lebih lama.

Dilansir dari thespruceeats.com, umumnya, barang yang dimaksudkan untuk dioleskan atau dicampur tidak memerlukan lemari es. Begitu pula banyak buah-buahan, sayur-sayuran, atau lemak seperti mentega.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Puas dengan Katering yang Disajikan, Bumbunya Langsung Didatangkan dari Indonesia!

Berikut beberapa bahan makanan yang tidak perlu dimasukkan ke dalam kulkas:

1. Saus Tomat

Ilustrasi saus tomat. (FREEPIK/dashu83)

Saus tomat adalah salah satu bumbu paling popular yang sering disajikan dengan segala sesuatu mulai dari telur orak-arik dan steak hingga pizza, kentang goreng, bawang bombay, dan ayam.

Kita cenderung menyimpan botol saus tomat yang sudah dibuka di lemari es. Namun di banyak restoran, botol saus tomat diletakkan di atas meja, bersama dengan garam, merica, dan gula.

Keasaman yang diukur pada skala pH adalah salah satu dari enam faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan bakteri dalam makanan.

Kebanyakan bakteri berbahaya memerlukan lingkungan netral hingga sedikit asam, dengan tingkat pH 4,5 atau lebih tinggi. Karena bahannya yang asam (tomat dan cuka), saus tomat memiliki pH antara 3,5 dan 3,9.

Kesimpulan: Simpan saus tomat di lemari, bukan di lemari es.

Baca Juga: Pesona Pecel: Warisan Kuliner Jawa yang Menggugah Selera

2. Jeli dan Selai

Selai bunga mawar (Elisa Oktaviana/IDZ Creators)

Jeli dan selai tidak perlu disimpan di lemari es karena memiliki aktivitas air sekitar 0,80 dan pH-nya biasanya sekitar 3.

Jadi, jeli dan selai tidak memiliki cukup kelembaban untuk mendukung bakteri dan juga terlalu asam bagi mereka.

Kesimpulan: Simpan selai dan jeli di mana pun Anda mau.

3. Cokelat

Cokelat

Meskipun coklat batangan tidak boleh terlalu hangat, boleh saja menyimpannya pada suhu antara 65 dan 70 F, asalkan menjauhkannya dari sinar matahari langsung dan tertutup rapat untuk melindunginya dari kelembapan.

Kulkas menyebabkan terbentuknya kondensasi pada permukaan coklat, yang akan menyebabkan gula mekar dan menghasilkan bercak putih pada permukaannya.

Kesimpulan: Simpan coklat batangan pada suhu ruangan dan tertutup rapat.

4. Kentang

Kentang bisa menghilang bau tak sedap di kulkas (foto: freepik)

Mendinginkan kentang menyebabkan pati berubah menjadi gula, sehingga mempengaruhi tidak hanya rasa tetapi juga teksturnya.

Suhu ideal untuk menyimpan kentang adalah 55 hingga 60 F, tetapi jika akan menggunakannya dalam waktu seminggu, suhu ruangan akan baik-baik saja.

Yang lebih penting adalah menjauhkannya dari cahaya, seperti meletakkan di dalam kantong kertas, sehingga tidak menghasilkan racun berwarna hijau yang disebut solanin.

Usahakan untuk menjauhkannya dari bawang bombay, yang mengeluarkan kelembaban yang dapat menyebabkan kentang bertunas.

Kesimpulan: Simpan kentang di tempat sejuk dan gelap, jauh dari bawang.

5. Tomat

Ilustrasi tomat dalam keadaan basah (unsplash.com)

Pendinginan berdampak pada dua hal pada tomat, yakni menghentikan proses enzimatik yang menghasilkan senyawa kimia yang memberi rasa pada tomat, dan merusak dinding sel tomat, sehingga menghasilkan tekstur berbutir dan bertepung.

Kesimpulan: Simpan tomat mentah pada suhu ruangan. Sedangkan yang sudah matang cepatlah dimakan.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Thespruceeats.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU