Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 10:45 WIB

Sederet Fakta Bakso Remaja Gading di Solo Viral, Dicap Non-halal hingga Klarifikasi Pemilik Warung

Author

Ilustrasi Bakso Remaja Gading di Solo viral dicap non-halal (Instagram/iseefood.ieatit)

INDOZONE.ID - Dunia maya dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai Bakso Remaja Gading, Pasar Kliwon, Kota Solo, Jawa Tengah, yang telah berdiri sekitar 1982 atau 1996, menggunakan bahan non-halal (babi/B2).

Hal ini pun langsung menjadi sorotan publik. Terlebih, warung ini menjadi salah satu destinasi kuliner favorit di Kota Solo.

Bagaimana isu ini bisa mencuat? Dan apa langkah tegas yang diambil Pemerintah Kota Solo?

Baca juga: Bukan Gimmick, Warung Makan di Kediri Ini Jual Bakso Cuma Rp3.000

Sederet Fakta Bakso Remaja Gading di Solo Viral Dicap Non-halal

Berikut sederet fakta yang telah Indozone rangkum dari berbagai sumber mengenai Bakso Remaja Gading viral dicap non-halal.

Awal Mula Viralnya Isu Non-Halal

Isu ini berawal dari beredarnya Surat Berita Acara Tim Monitoring Unit Usaha Kuliner dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo.

Dalam dokumen tersebut, warung Bakso Remaja Gading di Kelurahan Gading, Pasar Kliwon, dinyatakan menjual produk non-halal.

Kabar ini sontak menyebar luas di media sosial dan menimbulkan keresahan di kalangan pelanggan, terutama umat Muslim, mengingat warung ini telah lama beroperasi dan digemari banyak orang.

Klarifikasi Pemilik Warung

Menurut klarifikasi dari pihak keluarga pemilik warung bakso, Thirthania Laura Damayanthie, menyebut bahwa dugaan nonhalal ini timbul akibat kesalahpahaman komunikasi saat tim monitoring melakukan inspeksi.

"Sebenarnya bakso kita itu halal. Tapi waktu Bapak saya diwawancarai (petugas), dia bingung antara halal dan non-halal, jadi salah jawab. Padahal semua bahannya halal, tidak ada yang pakai babi atau bahan sejenis itu. Kami semua juga muslim," jelas Thirthania.

Pemilik warung, disebut Thirthania, sedang dalam kondisi kurang fokus setelah baru pulih dari sakit. Sehingga terjadi kekeliruan jawaban yang termuat dalam berita acara.

Baca juga: Rekomendasi Warung Bakso Jeroan dan Cumi di Kediri yang Tak Boleh Dilewatkan

Warung Bakso Ditutup Sementara

Menanggapi keresahan publik, Pemerintah Kota Solo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengambil tindakan cepat.

Warung Bakso Remaja Gading diperintahkan untuk ditutup sementara mulai Senin, 3 November 2025, hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Dispangtan telah mengambil sampel bahan baku bakso untuk diuji di laboratorium guna memastikan kandungan di dalamnya.

Pemerintah Kota Solo berjanji akan transparan dan menyampaikan hasil uji lab tersebut kepada publik.

Langkah penutupan ini bertujuan untuk mencegah meluasnya keresahan di masyarakat sembari menunggu bukti ilmiah yang valid.

Kapan Hasil Uji Lab Keluar?

Menurut pihak keluarga, hasil uji laboratorium diperkirakan akan keluar pada minggu ini.

Keluarga berharap hasil tersebut dapat membersihkan nama baik usaha mereka dan mengembalikan kepercayaan pelanggan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/soloinfo

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU