INDOZONE.ID - Masyarakat Indonesia dikenal memiliki kecenderungan menyukai masakan yang pedas. Jika bukan hidangannya yang memiliki rasa pedas, maka masyarakat Indonesia sering menggunakan sambal sebagai sumber rasa pedas ketika makan.
Selain dari cabai, rasa pedas biasa didapatkan dari rempah lada putih dan lada hitam. Namun, ada sumber rempah lain yang dapat memberikan rasa pedas, yakni lada Sichuan.
Dilansir thespruceeats.com, lada Sichuan dihasilkan dari buah kering tanaman Zanthoxylum, yang termasuk dalam keluarga rue atau jeruk. Sekam berwarna merah muda di sekitar biji digunakan untuk lada Sichuan.
Baca Juga: Rekomendasi Makanan yang Cocok Dinikmati saat Musim Hujan
Lada Sichuan dapat digunakan utuh atau digiling menjadi bubuk. Bumbu ini adalah salah satu dari lima bahan bumbu Ngo Hiong.
Sebelum cabai pedas dibawa ke Tiongkok, lada dan jahe Sichuan digunakan untuk memberi rasa pedas pada masakan Tiongkok utara.
Fakta unik dari lada Sichuan adalah lada ini sebenarnya bukan lada. Lada ini tidak berasal dari tanaman Piper nigrum seperti halnya lada hitam (asli India), dan tidak berkerabat dengan cabai (genus Capsicum), yang berasal dari Amerika.
Baca Juga: CEO McDonald's Ngeluh Restorannya Sepi Imbas Dituduh Pro Israel dalam Konflik Gaza
Lada Sichuan berasal dari spesies semak abu berduri Zanthoxylum simulans atau Zanthoxylum bungeanum, yang berasal dari Tiongkok dan Taiwan. Kerabat tanaman ini juga ditanam di wilayah Himalaya, Thailand, dan Indonesia.
Nama lada Sichuan berasal dari provinsi Sichuan di Tiongkok utara, yang sebelumnya dieja "Szechuan" dalam bahasa Inggris.
Lada Tiongkok bagian utara adalah Z. bungeanum sedangkan tanaman asli Tiongkok bagian timur dan Taiwan adalah Z. simulans.
Baca Juga: Bantu Kaum Perempuan Produktif, Srikandi Ganjar Gelar Workshop Pembuatan Cupcake
Aroma lada Sichuan hampir sama dengan lavender. Di lidah, pertama kali akan terasa pahit, lalu panas mematikan, dan disusul rasa jeruk.
Lada ini akan memberikan sensasi mati rasa yang kuat, yang ditimbulkannya di sekitar mulut setelah mengkonsumsinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Spruce Eats