INDOZONE.ID - Kalau kamu suka makanan desa yang autentik, wajib coba Jangan Lombok Ndes dari Gunung Kidul. Pedasnya cabai nendang berpadu gurihnya santan, bikin nagih.
Dengan bumbu rempah meresap, pedas cabai keriting dan rawit berpadu santan kental yang creamy dan enak. Pas banget dinikmati bareng nasi putih hangat.
Yuk, simak bahan-bahan dan cara membuat Jangan Lombok Ndes yang pedas dan gurih khas Gunung Kidul!
Bahan-bahan:
Bahan-bahan:
- 1 papan tempe semangit
- 5 buah tahu
- 200 gr cabe Ijo
- 2 buah cabe merah
- Segenggam cabe rawit Ijo
- 1 genggam Pete
- 3 lembar daun salam
- 1 jempol lengkuas
- 800 ml santan encer
- 250 ml santan kental
Bumbu Iris:
- 8 siung bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1/4 sdt terasi
Baca juga: Resep Bobor Bayam Santan yang Gurih dan Lezat, Mudah Dibuat
Cara Membuat Jangan Lombok Ndes:
1. Siapkan Bahan
- Potong tempe dan tahu sesuai selera, cuci bersih. Iris bawang merah, bawang putih, cabe ijo, cabe merah, dan cabe rawit. Geprek lengkuas, siapkan daun salam dan pete.
2. Tumis Bumbu
- Panaskan sedikit minyak, tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum. Masukkan terasi, aduk rata. Lalu masukkan cabe, pete, daun salam, dan lengkuas, tumis sebentar hingga wangi.
3. Masak Tempe dan Tahu
- Masukkan tempe dan tahu ke dalam tumisan, aduk hingga bumbu meresap. Tuang santan encer, masak sambil diaduk perlahan supaya santan tidak pecah.
4. Tambahkan Santan Kental
- Saat hampir matang, tuang santan kental untuk menambah rasa gurih dan kekentalan. Masak hingga bumbu meresap sempurna dan kuah agak menyusut.
5. Sajikan Hangat
- Jangan Lombok Ndes siap disantap. Rasanya pedas gurih, aroma pete wangi, cocok banget buat lauk pendamping nasi hangat.
Baca juga: Resep Sop Buntut Kuah Bening yang Segar dan Gurih, Bikin Nagih!
Jangan Lombok Ndes pedas dan gurih ini mudah dibuat dan rasanya bikin nagih. Cocok banget buat kamu yang suka masakan pedas khas Nusantara. Selamat mencoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/ Ika Mardatillah