Ilustrasi daging kurban (freepik.com)
INDOZONE.ID - Memasak daging sapi, kambing, atau kerbau sering menjadi tantangan bagi banyak orang. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah daging masih terasa keras dan alot meski sudah dimasak cukup lama.
Daging yang alot bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti bagian daging yang digunakan atau cara memasaknya. Karena itu, cara mengolah daging juga perlu diperhatikan agar hasil masakan menjadi lebih empuk dan enak.
Kabar baiknya, ada beberapa cara mudah yang bisa dilakukan agar daging lebih cepat empuk tanpa harus dimasak terlalu lama. Dengan cara yang tepat, daging bisa menjadi lebih lembut dan lebih nikmat saat dimakan.
Berikut ini beberapa cara memasak daging agar cepat empuk dan tidak alot:
Setiap bagian daging sapi memiliki tekstur yang berbeda. Ada bagian yang memang lebih empuk secara alami, tetapi ada juga yang lebih keras karena ototnya lebih sering digunakan untuk bergerak.
Sementara itu, bagian seperti sengkel atau sandung lamur biasanya membutuhkan waktu memasak lebih lama agar hasilnya benar-benar empuk.
Baca juga: Tips Simpan Daging Kurban Tanpa Ribet, Tahan Lama dan Tetap Segar!
Cara memotong daging ternyata sangat berpengaruh pada teksturnya saat dimakan. Agar daging terasa lebih empuk, potonglah daging melawan arah seratnya.
Serat daging biasanya terlihat seperti garis-garis panjang pada permukaan daging. Jika dipotong melintang atau berlawanan arah serat, serat daging akan menjadi lebih pendek sehingga lebih mudah dikunyah.
Beberapa bahan alami bisa membantu membuat daging lebih cepat empuk karena mengandung enzim alami yang dapat melunakkan serat daging.
Bungkus daging mentah dengan daun pepaya yang sudah diremas-remas (agar getahnya keluar), lalu diamkan selama 20–30 menit. Jangan terlalu lama agar daging tidak hancur.
Parut sedikit nanas muda, lalu lumuri pada daging selama 10–15 menit sebelum dimasak. Enzim bromelain pada nanas sangat kuat, jadi pastikan segera bilas atau masak agar daging tidak terlalu lembek.
Lumuri daging dengan blenderan buah kiwi atau pear selama 30 menit. Bahan ini sering digunakan dalam kuliner restoran karena tidak mengubah rasa asli daging secara drastis.
Baca juga: Benarkah Daging Kurban Tidak Perlu Dicuci? Ini Penjelasan Lengkapnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dapurumami.com