Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 15 APRIL 2026 • 17:30 WIB

Ciri-Ciri Daging Kurban Sudah Busuk yang Sering Diabaikan! Perhatikan Baik-Baik

Ciri-Ciri Daging Kurban Sudah Busuk yang Sering Diabaikan! Perhatikan Baik-Baikilustrasi Daging Kurban. (freepik)

INDOZONE.ID - Momen Idul Adha selalu jadi waktu yang ditunggu-tunggu. Selain ibadah, banyak orang juga menikmati berkah daging kurban yang melimpah. Tapi di balik itu, ada satu hal penting yang sering disepelekan: cara mengecek apakah daging masih layak dikonsumsi atau tidak.

Jangan sampai niat menyimpan daging agar lebih hemat justru berujung masalah kesehatan. Faktanya, daging yang sudah rusak bisa menyebabkan gangguan pencernaan hingga keracunan makanan. Nah, sebelum kamu olah jadi sate, rendang, atau tongseng, kenali dulu tanda-tandanya berikut ini.

Warna Daging Berubah Drastis

Daging segar identik dengan warna merah cerah atau merah tua, tergantung bagian tubuh hewan. Namun, perubahan warna bisa jadi alarm awal bahwa kualitasnya menurun.

Jika daging mulai terlihat kecokelatan atau kehijauan, itu menandakan adanya reaksi oksidasi atau bahkan pertumbuhan bakteri. Warna yang berubah menjadi pucat atau keabu-abuan juga jadi tanda daging sudah tidak segar lagi.

Lebih parah lagi, jika muncul bercak putih atau hijau di permukaan, itu artinya jamur sudah berkembang. Dalam kondisi ini, daging sudah jelas tidak aman untuk dikonsumsi.

Baca juga: Berapa Lama Daging Kurban Bisa Disimpan di Freezer? Simak Penjelasannya

Aroma Menyengat dan Tidak Normal

Selain visual, indra penciuman juga bisa jadi “detektor” paling cepat untuk mengetahui kondisi daging.

Daging segar memang memiliki aroma khas, tetapi tidak menyengat. Kalau kamu mencium bau asam, tengik, atau bahkan seperti telur busuk, itu tanda kuat bahwa daging sudah mengalami pembusukan.

Bau tersebut muncul karena aktivitas bakteri yang mengurai protein dalam daging. Jadi, kalau aromanya sudah bikin tidak nyaman, sebaiknya jangan dipaksakan untuk dimasak.

Tekstur Tidak Lagi Normal

Coba sentuh permukaan daging. Daging yang masih segar biasanya terasa kenyal, padat, dan sedikit lembap.

Namun, jika sudah terasa lengket atau berlendir, itu tanda adanya lapisan bakteri di permukaan. Daging yang terlalu lembek, bahkan mudah hancur, menandakan proses pembusukan sudah berlangsung cukup lama.

Sementara itu, jika daging terasa kering dan berserat kasar, kemungkinan besar terkena freezer burn karena terlalu lama disimpan di dalam freezer. Meski masih bisa dimasak, kualitas rasa dan teksturnya sudah jauh menurun.

Salah Simpan Bisa Percepat Pembusukan

Banyak orang mengira menyimpan di kulkas saja sudah cukup. Padahal, cara penyimpanan juga sangat menentukan ketahanan daging.

Daging yang tidak dibungkus rapat atau dibiarkan terbuka akan lebih cepat terkontaminasi bakteri. Begitu juga jika sering keluar-masuk freezer, suhu yang tidak stabil bisa mempercepat kerusakan.

Idealnya, daging disimpan dalam wadah kedap udara atau plastik khusus, lalu dibekukan sesuai porsi agar tidak perlu dicairkan berulang kali.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Dapurumami.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ciri-Ciri Daging Kurban Sudah Busuk yang Sering Diabaikan! Perhatikan Baik-Baik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!