Ilustrasi suasana negara Swiss. (Unsplash/@martinsattler)
INDOZONE.ID - Swiss sering kali dijuluki sebagai "taman bermain para miliarder." Keindahan puncak Alpen yang tertutup salju, danau kristal, dan desa-desa abad pertengahan yang sempurna memang memikat, namun label harganya sering kali membuat pelancong berpikir dua kali.
Mengapa negara ini begitu mahal, dan mungkinkah kita menjelajahinya tanpa menguras seluruh tabungan? Berikut adalah ulasannya.
Baca juga: Viral Air Sungai Ombilin Berubah Jadi Biru Kehijauan Seperti di Swiss, Bikin Warganet Takjub!
Tingginya biaya hidup di Swiss bukanlah tanpa alasan. Ada beberapa faktor ekonomi makro yang memengaruhinya:
CHF dianggap sebagai mata uang safe haven. Saat ekonomi global tidak menentu, investor lari ke mata uang ini, yang membuatnya terus menguat terhadap Rupiah maupun Euro.
Desa Thun di Swiss. (Z Creator/Alan Munandar)Swiss memiliki salah satu standar upah tertinggi di dunia. Hal ini berdampak langsung pada harga jasa; mulai dari harga kopi di kafe hingga biaya potong rambut, semuanya mencerminkan gaji tinggi para pekerjanya.
Baca juga: Guide Ungkap Kejadian saat Turis Swiss Jatuh Turun Gunung Rinjani
Swiss sangat bangga dengan produk lokal mereka. Standar kualitas yang sangat ketat untuk makanan dan infrastruktur membuat biaya produksinya jauh lebih mahal dibandingkan negara tetangganya.
Membangun dan merawat rel kereta serta jalan raya menembus pegunungan Alpen membutuhkan biaya perawatan yang fantastis, yang dibebankan pada harga tiket transportasi.
Rekomendasi tempat wisata di Swiss. (Dok jungfraujochtopofeurope)
Meski mahal, Swiss bukan berarti tidak bisa dikunjungi dengan anggaran terbatas. Gunakan strategi "penduduk lokal" berikut ini:
Jangan membeli tiket kereta secara eceran. Gunakan Swiss Travel Pass jika Anda akan sering berpindah kota, karena sudah mencakup kereta, bus, kapal, hingga diskon kereta gantung gunung.
Jika menetap di satu kota, tanyakan Guest Card gratis pada pihak hotel yang biasanya memberikan akses transportasi lokal cuma-cuma.
Makan di restoran rata-rata menghabiskan 40–60 CHF (Rp700rb–1jt) per orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan