Air Terjun Kedung Kayang. (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Menikmati kemegahan Air Terjun Kedung Kayang yang terletak di antara lereng Gunung Merapi dan Merbabu membutuhkan perencanaan rute dan pemetaan medan yang matang.
Berada di ketinggian sekitar 950 meter di atas permukaan laut, destinasi ini menawarkan dua cara menikmati keindahannya: melalui gardu pandang atas yang santai atau trekking menantang langsung menuju dasar air terjun.
Sebagai panduan taktis, artikel ini akan bertindak sebagai navigator instan untuk memetakan rute jalan raya hingga medan trekking yang akan Anda hadapi di lapangan.
Baca juga: Pesona Air Terjun Sipiso-piso, Ikon Wisata Alam yang Selalu Dirindukan Orang Sumatera Utara
Air Terjun Kedung Kayang berada di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Akses jalan menuju lokasi ini sudah teraspal dengan baik dan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat melalui jalur utama Jalur Solo-Selo-Borobudur (SSB).
Arahkan kendaraan Anda dari pusat Kota Magelang menuju ke selatan (arah Yogyakarta) hingga sampai di pertigaan Blabak (Mungkid). Ambil belokan kiri menuju arah Sawangan/Ketep Pass.
Ikuti jalan menanjak tersebut melewati objek wisata Ketep Pass, lalu teruskan berkendara sekitar 3 km menuju arah Selo/Boyolali hingga menemukan gerbang masuk Kedung Kayang di sebelah kiri jalan.
Estimasi Waktu Tempuh: Sekitar 45–60 menit berkendara (±30 km).
Dari pusat Kota Boyolali, ambil jalur barat menuju arah Selo (jalur di antara Gunung Merapi dan Merbabu). Ikuti jalur utama SSB yang berkelok-kelok melewati Pasar Selo.
Teruskan perjalanan menuruni lereng ke arah Magelang. Setelah melewati perbatasan Kabupaten Boyolali-Magelang, pintu masuk wisata akan berada di sebelah kanan jalan.
Estimasi Waktu Tempuh: Sekitar 45–50 menit berkendara (±28 km).
Catatan Medan Jalan: Jalur SSB memiliki banyak tanjakan curam, turunan tajam, dan tikungan sikut. Pastikan sistem pengereman kendaraan Anda dalam kondisi prima sebelum berangkat.
Baca juga: Keindahan Benang Kelambu, Air Terjun Unik dengan Pesona Tirai Alam di Lombok Tengah
Setibanya di area parkir utama, Anda harus berjalan kaki dan dihadapkan pada dua pilihan jalur (split route) dengan tingkat kesulitan medan yang jauh berbeda:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan