Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 18:11 WIB

Canggih! Pemeriksaan Imigrasi Bandara Malaysia akan Pakai QR Code Per 1 Maret 2026

Author

Ilustrasi bandara di Malaysia. (Freepik/tzido)

INDOZONE.ID - Pemerintah Malaysia akan menerapkan sistem pemeriksaan imigrasi berbasis kode QR di sejumlah bandara internasional utama mulai 1 Maret 2026.

Kebijakan ini diambil sebagai upaya untuk menyederhanakan proses pemeriksaan perbatasan sekaligus mengurangi waktu antrean penumpang.

Dilansir VNexpress, Selasa (10/2/2026), penerapan sistem ini dilakukan secara bertahap dengan mengintegrasikan gerbang otomatis (e-gates) yang sudah ada ke dalam sistem MyNIISe.

Baca juga: Banyak WNI Ditolak Masuk Thailand, Simak Imbauan KBRI Biar Lolos Imigrasi

Untuk tahapan awalnya dimulai di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) Terminal 1 dan 2. Lalu nantinya akan diperluas ke seluruh bandara di Malaysia.

Melalui sistem baru ini, para pelancong diwajibkan memindai kode QR MyNIISe sebelum melintas di e-gates imigrasi. 

Saat ini, Kementerian Dalam Negeri Malaysia tengah mengintegrasikan aplikasi seluler MyNIISe dengan berbagai platform yang sudah ada, termasuk MyBorderPass, sebagai persiapan menjelang peluncuran resmi.

MyNIISe sendiri merupakan sistem imigrasi terintegrasi terbaru Malaysia yang menggantikan sistem lama myIMMS yang telah digunakan selama puluhan tahun. 

Sistem ini dirancang untuk meningkatkan keamanan perbatasan sekaligus memungkinkan proses lintas negara yang lebih cepat, transparan, dan andal sebagai solusi jangka panjang, sebagaimana dilaporkan Malay Mail.

Kementerian Dalam Negeri menyebutkan bahwa inisiatif ini bertujuan mempersingkat antrean, meningkatkan efisiensi layanan imigrasi, serta memberikan pengalaman perjalanan yang lebih cepat, aman, dan nyaman bagi para pelancong.

Sistem kode QR MyNIISe akan dipasang di 46 e-gates pejalan kaki yang tersebar di lima bandara internasional utama, yakni KLIA Terminal 1 dan 2, Bandara Internasional Bayan Lepas, Bandara Internasional Kota Kinabalu, serta Bandara Internasional Kuching.

Bagi warga negara Malaysia yang telah terdaftar sebagai pengguna MyNIISe, mereka masih dapat menggunakan metode login lama hingga 28 Februari, sebelum beralih sepenuhnya ke MyDigital ID.

Baca juga: Kalahkan Thailand, Malaysia Jadi Negara Paling Banyak Dikunjungi di Asia Tenggara Sepanjang 2025

Untuk memastikan kelancaran proses keluar-masuk di perbatasan negara, para pelancong juga tetap disediakan sejumlah opsi alternatif, seperti penggunaan aplikasi MyBorderPass, pemindaian paspor melalui MyNIISe, e-gates yang sudah ada, hingga layanan konter imigrasi manual.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VNExpress

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU