INDOZONE.ID - Kabar gembira datang bagi masyarakat Jawa Timur dan pecinta wisata. Wings Air kembali mengoperasikan penerbangan langsung rute Surabaya (SUB) – Banyuwangi (BWX) – Surabaya (SUB).
Penerbangan ini bukan sekadar jalur transportasi, melainkan jembatan penting untuk memperkuat konektivitas antardaerah dan memperluas akses menuju berbagai destinasi unggulan di Banyuwangi.
Keputusan ini sangat strategis karena selain mempercepat perjalanan, juga memberi peluang bagi wisatawan dan pebisnis untuk menjadikan Banyuwangi sebagai tujuan utama.
Dari Surabaya, wisatawan kini bisa terhubung dengan lebih dari 20 kota lain di Indonesia, menjadikan Bandara Juanda sebagai hub penting sebelum melanjutkan perjalanan ke ujung timur Pulau Jawa.
Baca juga: RUU Kepariwisataan Akan Dibawa ke Rapat Paripurna, Siap Jadi Payung Hukum Industri Wisata
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Banyuwangi, Johan Seno Acton, menyatakan bahwa kembalinya Wings Air adalah kabar baik yang memberi harapan baru bagi masyarakat.
Menurutnya, transportasi udara berperan vital dalam mendukung mobilitas, memperlancar logistik, dan tentu saja mendorong pariwisata.
Juhan mengatakan, “Bandara Banyuwangi selalu mengedepankan nilai hospitality yang mengakar, dengan pelayanan penuh keramahan dan keaslian budaya lokal.”
Johan juga menegaskan bahwa keramahan masyarakat Banyuwangi adalah daya tarik tambahan yang membuat wisatawan merasa nyaman.
Baca juga: Danau Toba Raih Status Green Card Global Geopark dari UNESCO Lagi, Menpar Apresiasi Semua Pihak
Penerbangan ini akan mulai beroperasi pada Rabu, 24 September 2025. Jadwal penerbangan Surabaya-Banyuwangi nomor IW-1880 dijadwalkan berangkat pukul 12.10 WIB dan tiba pukul 13.00 WIB.
Untuk rute sebaliknya, IW-1881 akan berangkat pukul 14.05 WIB dan tiba kembali di Surabaya pada pukul 14.55 WIB.
Wings Air mengoperasikan pesawat ATR 72 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.
Pesawat jenis ini memang dirancang untuk jarak pendek hingga menengah, dengan kabin yang relatif lega serta mampu mendarat di bandara-bandara daerah.
Baca juga: Mattojang Jadi Warisan Budaya Tak Benda, Barru Kian Percaya Diri Promosikan Wisata
Dengan durasi hanya sekitar satu jam, penerbangan ini memberi keuntungan besar dibanding perjalanan darat yang bisa mencapai 7 jam.
Wisatawan akan lebih cepat menjangkau tempat-tempat populer seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga hutan De Djawatan yang eksotis.
Selain wisata, penerbangan ini juga memudahkan masyarakat yang hendak pulang kampung atau pebisnis yang ingin menjalin kerja sama di Banyuwangi.
“Wings Air akan melayani rute ini dengan frekuensi penerbangan rutin, sehingga mempermudah akses wisatawan domestik maupun internasional,” kata Johan.
Baca juga: Fadhlullah Sebutkan Bandara Sim Pendongkrak Ekonomi Aceh
Johan juga mengajak semua pihak untuk bersinergi menyambut peluang ini agar pertumbuhan ekonomi lokal semakin cepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Banyuwangitourism.com