Selasa, 15 JULI 2025 • 11:05 WIB

Kemenpar Terbitkan Tiga Publikasi Strategis untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata Nasional

Author

Kemenpar Publikasikan Tiga Karya Ilmiah Terkait Perkembangan Pariwisata Indonesia

INDOZONE.ID - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan tiga publikasi ilmiah terbaru yang berfokus pada perkembangan sektor pariwisata nasional

Ketiga karya ini mencakup kajian serta jurnal ilmiah sebagai landasan kebijakan dalam menghadapi dinamika industri pariwisata ke depan.

Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar, Martini M. Paham, dalam keterangannya pada Minggu (13/7/2025), menjelaskan bahwa publikasi tersebut terdiri dari Tourism Snapshot Volume 1 No. 1 Tahun 2025 yang berjudul “Beyond Recovery: Toward Transformation in Indonesia Tourism Resilience”; Jurnal Kepariwisataan Indonesia (JKI) Volume 19 No. 1 Tahun 2025; dan Kajian Kebijakan Bidang Kepariwisataan Volume 1 Tahun 2025 dengan judul “Dampak Penurunan Okupansi Hotel”.

Baca juga: Serunya CFD Jalan A. Yani Banyuwangi: Warga Olahraga, Jajan, hingga Urus KTP Sekaligus

"Ketiga produk ini telah melalui proses penyusunan dan finalisasi sehingga telah siap untuk dipublikasikan," kata Diah, sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan bahwa Tourism Snapshot merupakan buletin triwulanan yang disusun oleh Asisten Deputi Manajemen Strategis di bawah Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan. 

Publikasi ini hadir sebagai respons cepat terhadap isu-isu pariwisata strategis yang muncul.

Edisi perdana Tourism Snapshot mengangkat tema Manajemen Krisis Kepariwisataan, mengulas upaya pemulihan pasca pandemi dan tantangan struktural yang dihadapi sektor pariwisata Indonesia.

Baca juga: Kemenpar Sebut Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Sudah Bertaraf Nasional dan Internasional

“Publikasi ini ditujukan untuk menjadi referensi ringkas berbasis data yang mendukung pengambilan kebijakan strategis secara responsif dan antisipatif," katanya.

Kajian ini menyoroti enam topik penting, yakni pemulihan global, daya tahan pariwisata Indonesia, potensi krisis 2025, dampak geopolitik internasional, serta rekomendasi strategis untuk masa depan. 

Laporan ini juga mencerminkan kondisi nyata pariwisata nasional melalui indikator kunjungan wisatawan mancanegara, pergerakan wisatawan domestik, tingkat hunian hotel, serta tekanan ekonomi pada sektor perhotelan dan restoran.

“Melalui publikasi Tourism Snapshot diharapkan ada instrumen komunikasi kebijakan yang bersifat adaptif, informatif, dan aplikatif," ujar Diah.

Baca juga: Fun Coloring dan Airport Tour, Cara Seru Bandara Adi Soemarmo Isi Liburan Sekolah

Selanjutnya, Jurnal Kepariwisataan Indonesia (JKI) Volume 19 No. 1 Tahun 2025 menyuguhkan kumpulan artikel ilmiah dari kalangan akademisi, peneliti, dan praktisi. 

Jurnal ini mengulas topik seperti promosi digital destinasi wisata, kebijakan insentif investasi, serta penguatan kelembagaan pariwisata lokal.

"Melalui publikasi ini, JKI diharapkan menjadi wadah diseminasi pengetahuan ilmiah dan pemikiran strategis yang dapat dimanfaatkan oleh institusi pendidikan, pemangku kebijakan, dan pelaku usaha pariwisata," tegas Diah.

Terakhir, dalam Kajian Kebijakan Bidang Kepariwisataan Volume 1 Tahun 2025, Kemenpar bersama enam Politeknik Pariwisata (Poltekpar) mengupas persoalan penurunan tingkat hunian hotel di destinasi utama. 

Baca juga: Gak Cuma RK, Kritik Pedas Helmi Yahya ke Super Air Jet Delay 10 Jam Seenaknya

Hal ini dipengaruhi oleh efisiensi anggaran perjalanan dinas, penurunan daya beli, dan perubahan preferensi wisatawan.

"Selain mengidentifikasi permasalahan, kajian ini juga menyampaikan rekomendasi kebijakan yang bersifat jangka pendek hingga menengah, termasuk insentif strategis, skema promosi kolaboratif, serta perlunya penyesuaian strategi pemasaran hotel," ungkap Diah.

Semua publikasi tersebut telah tersedia secara daring melalui tautan resmi Kemenpar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenpar.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU