Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 14 JULI 2025 • 10:00 WIB

Kemenpar Sebut Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Sudah Bertaraf Nasional dan Internasional

Kemenpar Sebut Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Sudah Bertaraf Nasional dan InternasionalBanyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2025 (Humas Pemkab Banyuwangi)

INDOZONE.ID - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2025 sukses mencuri perhatian Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang menyebut ajang ini telah melampaui batas sebagai event lokal dan kini bertaraf nasional bahkan internasional.

Dalam kesempatan menghadiri langsung acara tersebut, Staf Ahli Bidang Transformasi Digital dan Inovasi Pariwisata Kemenparekraf, Masruroh, memberikan pernyataan yang menggugah optimisme penggiat budaya dan pariwisata tanah air.

"Kami menilai, ini bukan lagi event lokal. BEC sudah menjadi event nasional bahkan internasional. Ini bisa menjadi inspirasi untuk daerah-daerah lain di Indonesia,” kata Masruroh.

Masruroh menambahkan bahwa Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, memberikan dukungan penuh terhadap BEC yang dinilai mampu menjaga nilai-nilai budaya sambil mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat lokal.

Sebagai bentuk dukungan, Kemenpar juga aktif mempromosikan BEC melalui berbagai platform digital dan melibatkan agen perjalanan untuk memperluas jangkauan pasar wisatawan,” lanjutnya.

BEC sendiri sudah empat kali masuk daftar Karisma Event Nusantara (KEN) dan pada tahun sebelumnya berhasil menembus daftar 10 event terbaik se-Indonesia. Penilaian terhadap KEN dilakukan oleh dewan juri independen yang profesional di bidang kebudayaan dan pariwisata.

Baca juga: Wapres Gibran Puji Banyuwangi: Kuliner Lezat, Alam Eksotis, dan Kota yang Bersih

Menurut Masruroh, keberhasilan BEC ini tak lepas dari peran pemerintah daerah yang menunjukkan komitmen kuat serta keterlibatan aktif dari masyarakat. Selain itu, BEC berhasil mengangkat budaya lokal, khususnya ritual dan adat istiadat Suku Osing sebagai ciri khas yang autentik dan tidak dimiliki daerah lain.

Serta kemampuan BEC menghadirkan dampak positif secara budaya, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat,” tambah Masruroh menekankan pentingnya kesinambungan acara tersebut.

BEC 2025 mengangkat tema “Ngelukat: Usingnese Traditional Ritual” yang menyoroti berbagai fase kehidupan masyarakat Osing, mulai dari fase prenatal hingga meninggal dunia. Semua fase tersebut dikemas dalam bentuk kostum yang merefleksikan simbol-simbol spiritual masyarakat Banyuwangi.

Tidak hanya warga lokal, acara ini juga berhasil menarik perhatian turis asing. Robert, wisatawan asal Polandia, menyatakan kekagumannya terhadap parade budaya ini.

Saya senang melihat kebudayaan di sini sangat kaya. Saya sangat terkesima melihat masyarakat dan budayawan di sini begitu menghargai seni,” ucapnya penuh kekaguman.

Ia juga mengajak wisatawan lain untuk menyaksikan langsung acara budaya tahunan ini. “Ini acara yang fantastis. Saya akan merekomendasikan teman-teman saya untuk melihatnya langsung,” tambah Robert.

Baca juga: “Ngelukat” Jadi Sorotan Utama BEC 2025, Karnaval Budaya Banyuwangi Siap Manjakan Wisatawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemkab Banyuwangi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemenpar Sebut Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) Sudah Bertaraf Nasional dan Internasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!