Ilustrasi bepergian saat liburan. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Di era perjalanan internasional yang semakin cepat, jet lag menjadi tantangan besar bagi para pelancong, bahkan yang paling berpengalaman sekalipun.
Gangguan tidur, kelelahan, dan perubahan suasana hati, sering kali menjadi efek samping yang sulit dihindari saat tubuh berjuang menyesuaikan diri dengan zona waktu baru.
Namun, penelitian terbaru menunjukkan, dengan strategi yang tepat, efek jet lag dapat diminimalkan, bahkan diatasi sepenuhnya. Jet lag terjadi ketika perjalanan lintas zona waktu mengganggu ritme sirkadian—jam biologis internal yang mengatur siklus tidur dan bangun kita
Dikutip dari Hindustan Times, Peneliti Tidur dan Ahli Saraf Kognitif dari University of California, Dr. Sarah L. Mednick, mengatakan, ritme sirkadian sangat selaras dengan lingkungan.
“Ketika kita bepergian ke zona waktu yang berbeda, sistem ini terganggu. Memahami cara mengelola gangguan ini dapat memberikan perbedaan besar dalam adaptasi tubuh,” ucap Sarah.
Baca Juga: Mengenal Istilah 'Jet Lag' dan 4 Cara Mengatasinya
Dampak jet lag bisa berbeda untuk setiap individu. Tapi umumnya, semakin tua usia seseorang, semakin sulit tubuhnya beradaptasi.
Namun kabar baiknya, dengan memahami bagaimana sistem tubuh bekerja, kita bisa menerapkan strategi tertentu untuk mengurangi efek jet lag.
Ilustrasi penumpang pesawat di Bandara Changi Singapura. (REUTERS/Edgar Su)
Dalam wawancara dengan HT Lifestyle, Co-Founder dan High-Performance Coach di Invictus Performance Lab, Varun Shetty, menjelaskan, arah perjalanan memainkan peran penting dalam keparahan jet lag.
"Bepergian ke arah timur biasanya lebih sulit dibandingkan ke barat. Ini karena tubuh manusia lebih mudah menyesuaikan diri dengan tidur lebih lambat (seperti saat bepergian ke barat), dibandingkan harus tidur lebih awal (seperti saat bepergian ke timur)," jelas Shetty.
Saat bepergian ke timur, tubuh dipaksa untuk memperpendek harinya, sedangkan perjalanan ke barat justru memperpanjangnya. Inilah yang menyebabkan penyesuaian lebih sulit saat terbang ke arah timur.
Agar tubuh lebih mudah beradaptasi dengan zona waktu baru, Shetty merekomendasikan persiapan yang dimulai setidaknya dua hari sebelum keberangkatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hindustan Times