Bentuk penyajian Feuerzangenbowle.
INDOZONE.ID - Feuerzangenbowle adalah tradisi Jerman yang menghadirkan minuman unik dengan cara spektakuler, sempurna untuk menghangatkan malam Natal.
Feuerzangenbowle memiliki arti "mangkuk penjepit api". Seperti namanya, proses pembuatannya melibatkan nyala api yang dramatis.
Minuman ini berbasis anggur merah yang dipanaskan dan dicampur dengan rempah-rempah, seperti kayu manis, cengkeh, dan kulit jeruk.
Di atas panci anggur, gula yang sudah direndam rum diletakkan di penjepit khusus. Gula tersebut kemudian dibakar, menciptakan nyala api yang memikat saat tetesan karamel dari gula bercampur dengan anggur di bawahnya.
Baca Juga: Bingung Cari Kue Natal? Cobain Resep Christmas Cake Homemade yang Menggoda
Namun, dari mana asal tradisi spektakuler ini, dan mengapa begitu dicintai di Jerman?
Minuman ini diyakini sudah ada lebih dari 200 tahun lalu dan juga dikenal dengan nama krambambuli.
Nama tersebut berasal dari kemiripannya dengan minuman berwarna merah yang diproduksi di Gdansk, dan sangat populer di kalangan persaudaraan mahasiswa Jerman pada abad ke-19.
Seiring waktu, orang Jerman menambahkan sentuhan lokal, anggur merah hangat, campuran rempah-rempah, dan gula yang dibakar dengan rum.
Feuerzangenbowle mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1944, ketika film klasik Jerman berjudul Die Feuerzangenbowle, yang dibintangi Heinz Rühmann dirilis.
Film ini menceritakan seorang pria dewasa yang mengenang masa mudanya sambil menikmati minuman ini bersama teman-temannya.
Baca Juga: Resep Green Tea Cookies, Camilan Enak Cocok Disantap saat Libur Natal
Saking populernya, ada sebuah desa bernama "Desa Feuerzangenbowle" yang terletak di bawah Fleischbrücke, tak jauh dari Pasar Natal.
Di sini, pengunjung dari segala usia bisa mampir ke enam pondok yang menyajikan beragam makanan dan minuman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Die Feuerzangenbowle