Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 14:11 WIB

Museum UPH Resmi Jadi Bagian Museum Nasional, Simbol Perpaduan Iman dan Budaya

Museum UPH Resmi Jadi Bagian Museum Nasional, Simbol Perpaduan Iman dan BudayaMuseum UPH resmi jadi bagian Museum Nasional Indonesia. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Kementerian Kebudayaan menetapkan Museum UPH dengan nomor registrasi 36.71.K.06.0026 sebagai bagian dari Museum Nasional Indonesia.

Berlokasi di Gedung Paddock, Kampus UPH Lippo Village, Tangerang, museum ini menjadi ruang yang menghubungkan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan nilai Kristiani.

Sejak berdiri, museum ini telah mengkurasi beragam koleksi budaya Indonesia dan karya internasional yang menggambarkan peran seni dan sains dalam membentuk nilai kemanusiaan.

Pendiri YPPH dan UPH, Dr. (H.C.) James T. Riady, menyebut pengakuan ini sebagai momen penting dalam perjalanan kampus.

“Museum UPH bukan sekadar tempat menyimpan karya seni atau artefak, melainkan wujud nyata dari iman, intelektualitas, dan kreativitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah dunia yang serba digital, museum menjadi “jangkar” yang menjaga nilai kemanusiaan dan menghubungkan lintas generasi lewat pembelajaran dan inspirasi.

Integrasi Riset dan Imajinasi

Menurut Amir Sidharta, Direktur Eksekutif sekaligus Kurator Museum UPH, museum ini memang dirancang sebagai ruang interdisipliner yang hidup.

“Museum UPH hadir sebagai ruang di mana pembelajaran berpadu dengan imajinasi, serta riset, edukasi, dan pameran saling melengkapi,” kata Amir.

Museum UPH Resmi Jadi Bagian Museum Nasional, Simbol Perpaduan Iman dan BudayaMuseum UPH resmi jadi bagian Museum Nasional Indonesia. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Ia menegaskan, pengakuan nasional ini memperkuat komitmen UPH terhadap kurasi, konservasi, dan pendidikan budaya.

Ke depan, MUPH akan mengembangkan lebih banyak program kolaboratif dengan publik dan komunitas akademik melalui pameran, publikasi, dan riset lintas disiplin.

Inovasi Digital untuk Generasi Muda

Yovica Alethia, Direktur Museum UPH, menyebut pencapaian ini tak lepas dari kerja sama seluruh komunitas kampus.

“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi lewat pengalaman interaktif dan digital, termasuk memanfaatkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI),” jelasnya.

Langkah ini diharapkan bisa membuat koleksi museum lebih mudah diakses generasi muda dan publik luas, sehingga nilai-nilai budaya tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Museum UPH Resmi Jadi Bagian Museum Nasional, Simbol Perpaduan Iman dan Budaya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!