INDOZONE.ID - Hari ini, kita bakal membahas salah satu menu khas dari Bali Aga yang super menarik, yaitu Ayam Kuah Timbungan.
Resep ini diadaptasi dari buku Bali Aga produksi Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia, dengan salah satu food editornya adalah Chef Ragil.
Baca Juga: 7 Resep Camilan dari Ubi yang Enak, Murah dan Bikin Nagih!
Apa itu Ayam Kuah Timbungan?
Ayam Kuah Timbungan adalah hidangan tradisional masyarakat wong Aga di Bali. Ciri khasnya, ayam dimasak di dalam batang bambu, mirip seperti proses membuat lemang.
Tapi tenang, kalau kamu repot cari bambu, ada cara alternatif yang tetap praktis.
Pilih Bambu yang Tepat
Kalau mau masak cara aslinya, kamu harus pakai bambu yang biasa digunakan untuk lemang. Hindari bambu sembarangan karena bagian luarnya lebih tebal dan matangnya jadi susah merata.
Tapi di resep ini, memasaknya cukup pakai oven — lebih gampang buat yang di rumah!
Baca Juga: Resep Dakkochi: Sate Ayam ala Korea yang Enak dan Gampang Banget Dibuat!
Bumbu dan Bahan yang Digunakan
Untuk membuat ayam kuah timbungan, bahan utamanya adalah ayam pejantan yang dipotong kecil-kecil.
Bumbunya juga spesial banget, terdiri dari:
- Bawang putih
- Bawang merah
- Jahe
- Lengkuas
- Kemiri
- Bangle (rempah khas)
- Cabe rawit
- Kencur
- Daun jeruk
- Daun salam
- Santan
- Garam dan kaldu ayam bubuk (opsional)
- Semua bumbu ini diiris kecil-kecil dulu supaya lebih gampang dihaluskan. Ini penting, apalagi kalau kamu pakai blender rumahan yang tenaganya beda sama alat profesional.
Proses Memasak
Setelah semua bahan siap, berikut langkah-langkahnya:
- Campurkan ayam dengan bumbu yang sudah dicincang, santan, daun jeruk, daun salam, garam, dan kaldu bubuk.
- Masukkan campuran ayam ini ke dalam batang bambu yang sudah dibersihkan.
- Kalau nggak punya bambu, kamu bisa pakai alternatif: bungkus pakai daun pisang lalu panggang dalam oven.
- Tutup bagian atas bambu atau daun pisang, lalu panggang dalam oven suhu 180°C selama 1 jam.
Jangan lupa, karena ayam akan mengeluarkan air saat dipanggang, posisi bambunya/dibungkusannya bisa dimiringkan sedikit supaya kuahnya nggak tumpah.
Hasil Akhirnya?
Setelah satu jam dipanggang, aroma harum langsung menyeruak! Ayamnya empuk banget karena dimasak dalam suhu panas tertutup.
Rasa rempahnya juga kuat — mulai dari wangi daun jeruk, daun salam, hingga sentuhan hangat dari bangle. Cabe rawitnya memberi rasa pedas yang pas, nggak lebay.
Kalau mau, sebenarnya tanpa kaldu bubuk pun rasanya tetap enak, karena semua rempah sudah cukup nendang.
Ayam Kuah Timbungan ini benar-benar mewakili rasa tradisional Bali Aga. Prosesnya mungkin kelihatan ribet, tapi sebenarnya bisa disederhanakan tanpa kehilangan kelezatan aslinya.
Buat kamu yang suka eksplorasi masakan Nusantara, wajib banget coba resep ini di rumah.
Oh ya, buat yang penasaran sama resep lainnya dari Bali Aga, kamu bisa cek langsung bukunya. Banyak banget menu-menu otentik yang layak dicoba!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Youtube/MasakTV