Selasa, 09 JANUARI 2024 • 11:05 WIB

Kedai Kopi Vista Coffe Dituding Produk Rebranding Starbucks yang Lagi Rame Diboikot

Author

Vista Coffe yang dituduh produk rebranding Starbuck

INDOZONE.ID - Baru-baru ini viral gerai kopi Vista Coffe, yang dituding sebagai rebranding Starbucks. Sebelumnya, Starbucks sedang ramai diboikot oleh publik karena diduga mendukung Israel dalam konflik Gaza. 

Kabar ini dibagikan oleh akun X @DublinAirport, terkait pembukaan kedai kopi baru di terminal 1.

"Gerai baru kami Vista Coffe baru saja dibuka di terminal 1 pagi ini. dan sudah mendapat sambutan baik dari para penumpang," tulisn akun @DublinAirport pada Kamis (4/1/2024).

Akun tersebut juga memamerkan suasana kedai yang ramai akan pengunjung. Namun yang menarik perhatian netizen berada pada menu yang dipajang di depan toko. Dalam papan menu, Vista Coffe menyebut "Your Starbucks Favourite" tepat di atas menu-menu kopi.

Vista Caffe di Bandara Dublin, Irlandia yang ramai pengunjung di hari pertama pembukaan gerai (X @DublinAirport)

Sontak, unggahan ini menuai reaksi dari netizen. Banyak yang menanggap perusahaan Starbucks melakukan branding baru dengan nama baru.

"Ini adalah menu Starbucks, tetap boikot guys," tulis akun @_allb*** di kolom komentar.

Bahkan salah satu netizen menemukan logo starbucks dalam unggahan tersebut.

"Kenapa ada logo Starbucks di pojok kiri layar? Bisakah anda mengkalrifikasi apakah ini merupakan rebranding dari gerai yang ada, atau gerai baru yang mencuri hak cipta starbuks?," tulis akun @lifeOfB***.

Baca Juga: CEO McDonald's Ngeluh Restorannya Sepi Imbas Dituduh Pro Israel dalam Konflik Gaza

Mengenai hal ini pihak Starbuck belum memberi tanggapan. Dalam uraiannya, pihak bandara hanya menyebut kedai tersebut berlokasi di tempat yang sebelumnya disewa oleh Starbucks. 

"Vista Coffe berlokasi di tepi luar di Terminal 1, tepat setelah The Loop, di unit yang sebelumnya ditempati oleh Starbucks. Ini salah satu dari sejumlah penawaran makanan dan minuman baru dan lebih baik yang diperkenalkan di Bandara Dublin pada tahun 2024," sambung akun @DublinAirport. 

Perusahaan kopi Starbucks memang sedang ramai diboikot oleh publik karena diduga mendukung Israel dalam konflik Gaza. Starbucks menuai kecaman setelah perusahaan ini menggugat para serikat pekerjanya karena mendukung Palestina.

Starbucks menyebut pekerja-pekerja tersebut telah mencemarkan nama baik perusahaan karena aksi pro palestina di twitter. Pihak Starbucks mengklaim anti terhadap tindakan terorisme, kekerasan, dan kebencian.

Baca Juga: CEO Starbucks Protes Aksi Boikot Produk Pendukung Israel yang Bikin Dia Rugi: Misinformasi!

Di sisi lain, pihak perwakilan buruh juga menyebut bahwa aksi dukungan palestina ini dilakukan secara pribadi tanpa ada sangkut paut dengan perusahaan.

Namun, tuduhan pro Israel ini dibantah dalam laman web perusahaan. Starbucks mengklaim mereka tidak mendukung secara finasial kepada pemerintah Israel.

"Starbucks adalah perusahaan publik dan oleh karenanya diwajibkan untuk menyampaikan setiap pemberian perusahaan setiap tahun melalui proxy statement," kata Starbucks.

Penulis: Gina Nurulfadilah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: X @DublinAirport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU