Rabu, 08 APRIL 2026 • 12:35 WIB

Risotto Rasa Nusantara? Perpaduan Indo-Belanda Ini Bikin Masakan Italia Lebih “Nendang”

Author

Ilustrasi Risotto. (Freepik)

INDOZONE.ID - Kalau bicara soal kuliner, perpaduan budaya seringkali melahirkan cita rasa baru yang unik dan nggak terduga. 

Salah satu contohnya adalah gaya masak Indo-Belanda — sebuah warisan kuliner hasil pertemuan budaya Barat dan Timur yang sudah ada sejak era Hindia Belanda (sekarang Indonesia).

Gaya memasak ini berkembang dari interaksi panjang antara masyarakat lokal Indonesia dengan orang Belanda yang tinggal di Nusantara. 

Hasilnya? Sebuah “fusion cuisine” yang kaya rasa, berani bereksperimen, dan penuh karakter.

Baca juga: Lupakan Boba Sejenak! Ini 5 Ramuan Asli Indonesia yang Bikin Tubuh Fit dan Hati Senang

Asal-Usul Masakan Indo-Belanda

Masakan Indo-Belanda lahir dari dapur rumah tangga keluarga Indo — keturunan campuran Eropa dan Indonesia — yang hidup di masa kolonial. Mereka menggabungkan teknik memasak Eropa dengan bumbu dan rempah khas Indonesia.

Setelah Perang Dunia II, banyak komunitas Indo-Belanda bermigrasi ke negara lain seperti Belanda dan Amerika Serikat. Mereka membawa serta resep-resep keluarga yang akhirnya memperkenalkan cita rasa Indo ke dunia internasional.

Yang menarik, “masakan ala nenek Indo” bukan cuma soal hidangan tradisional Indonesia. 

Banyak juga menu khas Eropa yang diadaptasi dengan sentuhan lokal, seperti tambahan rempah-rempah atau teknik memasak yang berbeda.

Baca juga: Auto Ngiler! Bubur Madura Ini Ternyata Punya 4 Rasa Sekaligus dalam Satu Mangkuk

Salah satu hal yang membuat masakan Indo-Belanda begitu menarik adalah sifatnya yang fleksibel dan kreatif. Prinsip “bermain dengan bahan” dan “mencoba hal baru” menjadi kunci utama.

Risotto Jadi Lebih “Hidup” dengan Sentuhan Indo

Dari semangat eksplorasi inilah muncul ide untuk menggabungkan masakan Italia dengan sentuhan Indo-Belanda. Salah satunya adalah risotto — hidangan nasi khas Italia yang terkenal creamy dan rich.

Biasanya, risotto dimasak dengan kaldu, keju, dan bahan seperti jamur atau seafood. 

Baca juga: Hidden Gem Kuliner Madura: Tajin Sobih, Bubur Manis Gurih yang Punya Rahasia Rasa Unik

Tapi dalam versi Indo-Belanda, hidangan ini bisa “naik level” dengan tambahan bumbu Nusantara seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, atau bahkan sedikit sentuhan rempah seperti pala dan lada.

Hasilnya? Risotto yang tetap creamy, tapi punya aroma dan rasa yang lebih kompleks, hangat, dan “nendang” di lidah.

Perpaduan Tradisi dan Inovasi

Menggabungkan risotto dengan sentuhan Indo-Belanda bukan cuma soal rasa, tapi juga tentang cerita di baliknya. Ini adalah simbol bagaimana budaya bisa saling mempengaruhi dan menciptakan sesuatu yang baru tanpa kehilangan identitas aslinya.

Baca juga: Kenali Macam-macam Latte Art: Pemula Wajib Tahu!

Di satu sisi, kita tetap bisa menikmati teknik memasak khas Italia. Di sisi lain, ada sentuhan lokal yang bikin hidangan ini terasa lebih dekat dengan lidah Indonesia.

Lebih dari Sekadar Makanan

Masakan Indo-Belanda, termasuk risotto versi fusion ini, bukan cuma soal kuliner — tapi juga tentang sejarah, migrasi, dan identitas budaya. 

Setiap suapan membawa cerita panjang tentang pertemuan dua dunia yang berbeda, namun berhasil menyatu dengan indah.

Baca juga: Fakta Pecel Semanggi, Kuliner Ikonik Surabaya yang Diakui Negara Tapi Terancam Hilang

Jadi, kalau kamu bosan dengan menu yang itu-itu saja, mungkin sudah saatnya mencoba sesuatu yang beda. Siapa tahu, risotto dengan sentuhan Indo-Belanda ini bisa jadi favorit barumu!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Keasberry.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU