INDOZONE.ID - Kalau kamu lagi bosan dengan bubur yang itu-itu saja, saatnya kenalan dengan kuliner tradisional yang satu ini. Bukan sekadar bubur biasa, Bubur Madura hadir dengan tampilan yang “meriah” dan rasa yang super kompleks. Dalam satu mangkuk, kamu bisa merasakan perpaduan berbagai tekstur dan cita rasa yang bikin nagih sejak suapan pertama.
Bubur sudah lama menjadi bagian dari kuliner khas Indonesia. Berasal dari budaya agraris, masyarakat Nusantara memanfaatkan hasil bumi seperti beras dan tepung sebagai bahan utama. Dari situlah lahir berbagai jenis bubur dengan karakter unik di tiap daerah.
Mulai dari yang gurih hingga manis, setiap daerah punya ciri khas masing-masing. Nah, Bubur Madura jadi salah satu bukti bagaimana kuliner sederhana bisa berkembang menjadi hidangan yang kaya rasa dan penuh inovasi.
Baca juga: Mencicipi Bu’u’, Kuliner Tradisional Madura Cocok Disantap dengan Ikan Kering
Hal paling mencolok dari Bubur Madura adalah isiannya yang beragam. Nggak tanggung-tanggung, ada empat jenis bubur berbeda dalam satu sajian:
Semua elemen ini disatukan dalam satu mangkuk, lalu disiram santan gurih dan gula merah cair yang harum. Perpaduan ini menciptakan sensasi rasa yang seimbang, nggak terlalu manis, tapi juga nggak hambar.
Meski terlihat sederhana saat disajikan, ternyata proses membuat Bubur Madura cukup rumit. Setiap jenis bubur harus dimasak secara terpisah dengan teknik yang berbeda.
Bubur sumsum, misalnya, dibuat dari tepung beras yang dimasak bersama santan, sedikit garam, dan daun pandan. Proses pengadukan harus konsisten agar teksturnya halus dan tidak menggumpal.
Sementara itu, bubur candil berasal dari campuran tepung beras dan ubi yang telah direbus. Adonan ini dibentuk bulat kecil, lalu dimasak dalam kuah gula merah hingga terasa manis dan legit.
Untuk bubur ketan hitam, beras ketan dimasak hingga empuk dan menghasilkan rasa khas yang sedikit “berat”, namun memuaskan. Sedangkan bubur mutiara dibuat dari butiran sagu yang dimasak hingga transparan dan kenyal.
Setelah semua komponen siap, barulah disusun dalam satu mangkuk dan disiram dengan santan serta gula merah cair sebagai sentuhan akhir.
Bubur sumsum disiram gula jawa cair (Indonesia Kaya)
Salah satu alasan Bubur Madura tetap populer adalah karena mudah ditemukan. Di Madura sendiri, kamu bisa menjumpainya di berbagai sudut jalan. Bahkan, di kota-kota lain di Jawa Timur, penjual Bubur Madura juga cukup banyak, terutama pada pagi dan sore hari.
Selain rasanya yang enak, harganya pun ramah di kantong. Cocok jadi menu sarapan, camilan sore, atau bahkan pengganjal perut saat lapar di tengah aktivitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indonesiakaya.com