INDOZONE.ID - Makanan Timur Tengah semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Makanan ini dikenal memiliki rasa khas dengan berbagai rempah.
Ada banyak makanan khas Timur Tengah yang cukup populer di Indonesia, seperti kebab, samosa, shawarma, dan lainnya. Namun yang menjadi perhatian yaitu nasi biryani, mandhi, kebuli, dan kabsah.
Namun, masih banyak yang bingung letak perbedaan nasi biryani, mandhi, kebuli, dan kabsah.
Secara umum, jika dilihat jenis-jenis nasi ini terlihat sama. Akan tetapi, sebenarnya masing-masing nasi tersebut punya perbedaan.
Baca juga: Sama-Sama Jajanan Kue Ikan dari Korea, Ini Perbedaan Odeng dan Eomuk
Perbedaan Nasi Biryani, Mandhi, Kebuli, dan Kabsah Khas Timur Tengah
Supaya gak bingung dan gak salah pilih, yuk simak lebih jauh perbedaan nasi biryani, mandhi, kebuli, dan kabsah khas Timur Tengah yang dijamin bikin ketagihan.
Nasi Biryani
Nasi biryani atau biasa disebut juga biriyani diketahui berasal dari Iran. Bahkan kata biryani itu berasal dari bahasa Persia “birinj biriyani” yang artinya nasi goreng.
Namun, ada beberapa yang menyebut bahwa nasi biryani berasal dari India Utara dan Pakistan.
Nasi ini memiliki ciri khas dengan rasa gurih, berempah, dan aromanya wangi.
Pembuatan nasi biryani menggunakan beras basmati, rempah, dan kaldu daging. Biasanya juga ditambah dengan yoghurt. Topping nasi ini lengkap dengan daging ayam, kambing, sapi, hingga potongan sayur.
Salah satu yang khas dari nasi biryani adalah warnanya yang kuning serta aroma ketumbar yang cukup kuat.
Nasi Mandhi
Kata mandhi sendiri berasal dari bahasa Arab “nada” berarti embun. Kata ini mengambarkan tekstur daging yang lembut dan lembap layaknya embun.
Nasi mandhi ini adalah makanan tradisional Yaman (Hadramaut), namun banyak ditemui di seluruh Jazirah Arab.
Nasi mandhi juga menggunakan beras basmati, dengan campuran rempah seperti kapulaga, ketumbar, jintan, bunga lawing, dan kunyit. Biasanya, nasi mandhi juga menggunakan daging domba selain ayam.
Keunikan pada nasi mandhi yaitu pada cara memasak dagingnya, yang menggunakan oven tanah atau Taboon. Cara ini bisa mengeluarkan aroma asap yang wangi dan meresap pada nasi.
Nasi mandhi sering juga diberikan taburan kismis, pinus, dan kacang tanah sebagai topping tambahan.
Baca juga: 3 Risiko Cedera saat Menyelam yang Sering Terjadi, Jangan Anggap Remeh!
Nasi Kabsah
Kalau kamu ingin mencicipi nasi khas Timur Tengah tapi rempahnya tidak sekuat nasi mandhi, kamu bisa mencoba nasi kabsah. Nasi ini berasal dari Arab Saudi, yang menjadi identitas turun menurun.
Kabsah sendiri berasal dari kata bahasa Arab yaitu “kbs” berarti tekan, yang mengacu pada cara masaknya. Semua bahan ditekan, lalu dimasak dalam satu panci besar.
Pemakaian rempah pada nasi kabsah memang tidak sekuat nasi mandhi, tapi tetap menggunakannya seperti jeruk nipis hitam (loomi), kayu manis, daun salam, kapulaga, dan cengkeh.
Nasi kabsah juga biasanya menggunakan potongan kismis dan aprikot kering.
Nasi kabsah biasanya dikonsumsi bersama salad juga. Saat ini, nasi kabsah dibuat lebih bervariasi, tergantung wilayahnya. Akan tetapi, esensi dari nasi kabsah tetap sama, yaitu campuran nasi, daging, dan rempah aromatik.
Baca juga: Kenapa Matcha Gak Berbusa saat Dikocok? Ini 5 Kesalahan yang Sering Kamu Lakukan
Nasi Kebuli
Nasi kebuli menjadi salah satu makanan Timur Tengah paling populer di Indonesia. Sebenarnya, makanan ini berasal dari Afghanistan. Negara ini memang bukan bagian Timur Tengah, tapi sering didefinisikan sebagai Timur Tengah Raya.
Nasi ini dimasak dengan kaldu daing kambing, susu kambing, mentega, minyak samin, dan rempah-rempah. Kemudian, nasi ditata diatas loyang besar, lalu ditambahkan potongan daging kambing dan kismis.
Di Afghanistan, nasi kebuli disebut dengan kabuli palaw, berarti hidangan yang dimasak dengan berbumbu.
Nasi kebuli ini dibawa oleh pedagang Timur Tengah hingga ke benua Asia, termasuk Indonesia. Di Indonesia, nasi kebuli biasanya disajikan di acara keagamaan, khususnya bagi masyarakat Betawi dan beberapa daerahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cookin.id