Rabu, 16 JULI 2025 • 10:01 WIB

7 Makanan Enak yang Kini Langka dan Sulit Ditemui! Ada Pernah Kamu Cobain?

Author

Ilustrasi Grontol Jagung (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Indonesia adalah surganya kuliner, dengan kekayaan rasa dan jenis makanan yang tak terhingga. Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangan zaman, dan perubahan selera, beberapa hidangan lezat yang dulunya mudah ditemui kini perlahan menghilang. 

Bahkan pada saat ini menjadi makanan sangat sulit ditemukan. Resepnya jarang dibuat, bahan bakunya sulit didapat, atau pembuatnya sudah tak ada lagi.

Baca juga: Menhut: Banyuwangi Jadi Contoh Nasional Pengelolaan Hutan Berbasis Wisata Alam

7 Makanan Enak yang Kini Langka dan Sulit Ditemukan

Bagi generasi yang lebih tua, makanan-makanan ini mungkin menyimpan kenangan masa kecil yang manis. Bagi generasi muda, ini adalah warisan kuliner yang patut diketahui. 

Mari kita telusuri 7 makanan enak yang sudah langka saat ini, yang mungkin hanya bisa kamu temui di festival kuliner khusus atau di sudut-sudut kota yang masih menjunjung tinggi tradisi.

1. Kue Rangi

Kue Rangi khas Betawi. (Photo/Istimewa)

Kue Rangi adalah jajanan tradisional khas Betawi yang kini sangat sulit ditemukan. Terbuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut, kue ini dimasak di atas cetakan khusus yang dipanaskan menggunakan arang. 

Disajikan dengan siraman gula merah kental, Kue Rangi menawarkan perpaduan rasa gurih kelapa dan manis gula yang sederhana namun nikmat. Aromanya yang khas dari pembakaran arang membuat siapa pun rindu.

2. Kue Koyor

Kue Koyor adalah camilan manis dengan tekstur kenyal dan lembut, mirip seperti agar-agar atau jelly yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Kue ini dibuat dari santan, tepung beras, gula, dan pewarna alami. 

Kue Koyor biasanya dicetak dalam cetakan bunga atau daun, lalu disajikan dingin. Rasanya ringan, manis, dan sangat menyegarkan, namun keberadaannya kini makin jarang terlihat di pasar tradisional.

Baca juga: Liburan Tipis-tipis ke Solo: Laweyan dan Serabi Notosuman Wajib Masuk Bucket List

3. Getuk Lindri

Ilustrasi Getuk Lindri. (Dok. Istimewa)

Getuk adalah makanan tradisional dari singkong yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur. Getuk Lindri adalah varian gethuk yang dibuat dengan mesin khusus sehingga keluar berupa untaian seperti mi, lalu diberi pewarna-warni cerah dan ditaburi parutan kelapa. 

Rasanya manis, legit, dan teksturnya kenyal. Meskipun gethuk masih ada, Getuk Lindri dengan bentuk khasnya ini sudah sangat jarang ditemukan, terutama yang dijajakan keliling.

4. Sate Blengong

Sate Blengong adalah kuliner unik dari Tegal, Jawa Tengah yang menggunakan daging Blengong (persilangan bebek dan entok). Dagingnya empuk dengan rasa gurih yang khas, dibakar dengan bumbu rempah pilihan, dan disajikan dengan lontong serta kuah kental. 

Sate ini terkenal dengan tusuknya yang panjang dan tebal. Keberadaan Blengong yang tidak sebanyak unggas lain membuat sate ini menjadi rare item di luar Tegal.

5. Bubur Kampiun

Seporsi bubur kampiun yang mengenyangkan (Jafriyal/IDZ Creators)

Bubur Kampiun adalah hidangan penutup yang kaya rasa dan tekstur, berasal dari Sumatera Barat. Ini adalah bubur campur yang terdiri dari berbagai jenis bubur dan kolak, seperti ketan hitam, bubur sumsum, kolak pisang, ubi, candil, dan lupis, yang disiram kuah santan dan gula merah. 

Rasanya manis, gurih, dan kompleks. Mencari Bubur Kampiun lengkap seperti aslinya kini cukup sulit, kebanyakan hanya menyajikan beberapa komponen saja.

6. Sekoteng

Sekoteng adalah minuman tradisional penghangat tubuh, terutama populer di Jawa Tengah. Minuman ini terbuat dari air jahe hangat, berisi kacang tanah sangrai, irisan roti tawar, mutiara, dan pacar cina. 

Rasa jahe yang pedas berpadu dengan manisnya bahan lain menciptakan sensasi hangat di tenggorokan. Penjual Sekoteng keliling dengan gerobak khasnya kini semakin langka, digantikan oleh minuman modern.

7. Grontol Jagung

Ilustrasi Grontol Jagung (Dok. Istimewa)

Grontol Jagung adalah camilan sederhana namun mengenyangkan yang terbuat dari jagung pipil yang sudah direbus hingga empuk, lalu ditaburi parutan kelapa muda dan sedikit garam. 

Rasanya gurih dan sedikit manis alami dari jagung. Dulunya Grontol Jagung banyak dijual di pasar atau oleh pedagang keliling, namun kini popularitasnya kalah dengan camilan modern dan sulit ditemui.

Makanan langka ini adalah bagian dari kekayaan budaya kuliner Indonesia yang tak ternilai. Hilangnya mereka dari peredaran seringkali disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari sulitnya bahan baku, proses pembuatan yang rumit, hingga perubahan minat masyarakat. 

Namun, setiap gigitan dari hidangan-hidangan ini menyimpan cerita dan kenangan manis yang patut untuk dilestarikan. Apakah kamu pernah mencicipi salah satu dari makanan jadul ini? Jika belum, mungkin ini saatnya mencari dan mencoba pengalaman rasa yang unik dan langka!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU