Kuliner Tiongkok di Glodok (iDiscover. Asia)
INDOZONE.ID - Kalau kamu merasa sudah khatam soal wisata kuliner Jakarta, coba pikir ulang. Di tengah hiruk-pikuk ibu kota, ada satu tempat yang kini kembali ramai diperbincangkan, yaitu Kampung Cina Glodok. Bukan cuma soal makanan lezat, tapi juga pengalaman menyusuri lorong-lorong bersejarah sambil mencicipi cita rasa Tiongkok yang autentik. Glodok bukan sekadar Chinatown biasa, ia adalah laboratorium rasa dan budaya yang sudah hidup lebih dari 400 tahun.
Begitu melangkah ke kawasan Glodok, kamu seolah ditarik mundur ke masa lalu. Bangunan tua bergaya kolonial, kelenteng yang masih aktif, hingga papan-papan toko berhuruf Mandarin menyambutmu dengan aura klasik yang khas. Tapi kejutan sesungguhnya tersembunyi di gang-gang kecil dan lorong pasar: kuliner legendaris khas Tionghoa yang turun-temurun dijaga cita rasanya.
Di sinilah kamu bisa merasakan bagaimana makanan mampu menyatukan sejarah, budaya, dan lidah masyarakat urban Jakarta. Glodok bukan hanya tempat untuk makan kenyang, tapi juga tempat untuk memahami dan menghargai warisan budaya kuliner Tionghoa.
Baca juga: 6 Rekomendasi Wisata Kuliner di Glodok, Bikin Ngiler dan Kenyang!
1. Kwetiau Kari Lam (Kari ala Hakka)
Kari Lam (Kwetiau Kari khas Hakka)
Jangan tertipu penampilannya yang sederhana. Kwetiau kari khas Hakka ini menyajikan cita rasa gurih dengan kuah pekat kaya rempah hangat, aromatik, dan memanjakan lidah. Dilengkapi daging ayam kampung empuk dan jamur iris, cocok dinikmati kapan pun.
2. Cakwe Medan di Pinggir Jalan Pancoran
Cakwe Medan di Pinggir Jalan Pancoran
Bukan cakwe biasa! Teksturnya garing di luar, lembut di dalam, dengan aroma minyak wijen yang khas. Banyak yang rela antre meski hanya dijajakan di kaki lima.
3. Es Kopi Tak Kie
Es Kopi Tak Kie
Kafe legendaris sejak 1927 ini sempurna untuk rehat sejenak. Rasa kopinya otentik pahit dalam tapi halus. Sambil duduk di bangku kayu, kamu bisa menyaksikan suasana khas Glodok yang ramai.
4. Gado-Gado Direksi
Gado-Gado Direksi
Meski bukan hidangan Tionghoa murni, gado-gado ini punya keunikan. Disajikan dengan lontong, kerupuk melimpah, dan bumbu kacang yang kental dan sedikit manis, favorit pekerja kantoran sekitar.
Sambil menikmati kuliner di Glodok, sempatkan mampir ke Kelenteng Jin De Yuan (Vihara Dharma Bhakti) kelenteng tertua di Jakarta yang kaya sejarah dan nuansa Tionghoa. Lanjutkan ke Petak Sembilan, pusat aktivitas komunitas lokal. Di sana, kamu bisa menjumpai pasar tradisional yang menjual dupa, rempah, sampai perhiasan klasik.
Atmosfernya berbeda lebih hangat, padat, dan otentik. Cocok buat kamu yang suka eksplorasi tapi tetap mau dekat dengan budaya lokal.
Baca juga: Mencicipi Kue Beras Mipan di Glodok, Jajanan Legendaris Khas Orang Khek
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IDiscover. Asia