Tradisi berburu takjil di Desa Kopen Boyolali
INDOZONE.ID - Tradisi berburu takjil maupun menu untuk berbuka puasa di berbagai daerah tentu berbeda-beda, apalagi menu-menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa di setiap daerah itu mempunyai ciri khas tersendiri dibanding dengan daerah lainnya.
Di Boyolali, jelang berbuka puasa sejumlah tempat strategis menjadi jujugan para pedagang untuk menjajakan dagangannya pada pengunjung yang datang, seperti di Kawasan Pengging, Kecamatan Banyudono, sepanjang Jalan Desa Doplang, Kecamatan Teras, Kawasan depan rumah dinas Bupati Boyolali, hingga sepanjang Jalan Merbabu Boyolali sampai ke simpang siaga Boyolali.
Di perempatan kawasan Beji, Desa Kopen, Kecamatan Teras, Boyolali, sejak jam 16.00 WIB, puluhan pedagang dari berbagai kecamatan di Boyolali tampak sudah menyiapkan lapak untuk menata dagangan yang akan dijual.
Baca Juga: Es Teler dan Cilok Kriwil Jadi Primadona untuk Buka Puasa, Warga Boyolali Rela Antre Panjang
Tradisi berburu takjil di Desa Kopen Boyolali
Salah satunya Retno (35), warga Desa Singosari, Kecamatan Mojosongo tersebut rela datang jauh-jauh mengais rezeki untuk berjualan berbagai macam jajanan atau kudapan sebelum berbuka puasa di tempat tersebut, karena lokasinya yang strategis.
"Ini saya jualan sosis gulung, mi gulung dan telur gulung. Untuk favorit pengunjung masih mi gulungnya. Sekali bawa biasanya dua plastik ukuran kemasan besar itu habis. Kalau telur ayam rata-rata dua kilogram juga habis, dan untuk harganya semuanya rata-rata Rp1.000 per biji," ujar Retno saat ditemui Z Creators, Kamis (6/3/2025).
"Kalau para pedagang yang ada di sini lebih dari dua puluh orang yang di pinggir jalan, tapi yang jalan masuk juga masih banyak lagi," sambungnya.
Semakin sore, suasana semakin padat pengunjung. Mereka datang dengan menggunakan kendaraan bermotor maupun mobil untuk berburu menu berbuka puasa. Padatnya pengunjung membuat jalanan menjadi tersendat.
Menurut warga sekitar, Puji Hastuti (60), yang juga ibu bayan atau ibu Kepala Dusun Desa Kopen, awalnya di lokasi tersebut hanya ada 4 hingga 5 pedagang yang berjualan jika di hari biasa.
Tradisi berburu takjil di Desa Kopen Boyolali
Baca Juga: Ayam dan Bebek Goreng Kremesan Pak Pono, Wajib Coba saat Mampir di Boyolali!
"Namun seiring berjalannya waktu, usai pandemi tahun 2022 yang lalu, lokasi ini dipenuhi para pedagang dari berbagai kecamatan. Perkiraan saya kalau tiga puluh pedagang ada untuk saat ini yang menjual berbagai menu takjil untuk berbuka puasa," ujar Puji.
Menu yang dijual oleh para pedagang di tempat ini beraneka ragam, mulai dari es buah, kolak, jasuke, siomay batagor, dan berbagai macam lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung