Ilustrasi buah duku. (Freepik)
INDOZONE.ID - Bagi sebagian besar masyarakat, deretan buah bulat kecil berwarna krem kekuningan di lapak pedagang pasar terlihat sama persis. Semua sering kali langsung dilabeli sebagai "duku".
Namun, dalam dunia botani dan taktis belanja, menganggap semuanya sama adalah kesalahan besar yang bisa membuat Anda pulang dengan rasa kecewa (dan lidah yang kelat).
Duku sebenarnya memiliki beberapa saudara kembar yang penampilannya sangat mirip, yaitu langsat, kokosan, dan pisitan.
Meskipun mereka berada dalam satu keluarga (Meliaceae), karakteristik fisik, kandungan getah, dan profil rasanya sangat berbeda.
Agar Anda tidak tertipu oleh trik label pedagang nakal, mari kita bedah panduan komparatif dan taktis untuk membedakan keempat buah "kembar" ini langsung di lapangan.
Baca juga: Sering Dikira Duku, Buah yang Bikin Kulit Glowing Ini Sekali Panen Bikin Petani Kaya!
Ilustrasi buah duku. (Freepik)
Duku adalah varietas yang paling diburu karena kenyamanan saat dikonsumsi. Jika Anda mencari buah yang manis tanpa repot terkena getah lengket, duku adalah pilihan mutlak.
Kulit duku cenderung tebal, kokoh, dan bertekstur agak kasar. Saat matang, warna kulitnya kuning langsat bersih dengan bercak hitam alami yang tipis.
Karena kulitnya tebal, duku lebih tahan lama dan tidak mudah busuk atau bonyok saat ditumpuk.
Ini kuncinya, duku yang benar-benar matang hampir tidak memiliki getah sama sekali, baik pada kulit maupun daging buahnya. Tangan Anda akan tetap bersih saat mengupasnya.
Dominan manis madu dengan tekstur daging yang tebal, bening, dan kenyal. Bijinya cenderung kecil atau bahkan tidak ada (seedless), sehingga dagingnya mudah lepas.
Baca juga: Buah Duku, si Kecil Manis yang Kaya Akan Manfaat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: