Ilustrasi klappertaart salah satu masakan Indo-Belanda. (Instagram/@elvynnofianti)
INDOZONE.ID - Kalau kamu pikir semua makanan yang berasal dari Indonesia itu ya “masakan Indonesia” saja, tunggu dulu.
Ada satu jenis kuliner yang sering disalahpahami, yaitu Indo Dutch cuisine.
Bahkan di luar negeri, banyak yang belum familiar dengan istilah ini dan langsung menganggapnya bagian dari kuliner Indonesia. Padahal, ceritanya jauh lebih kompleks dan menarik.
Baca juga: Lupakan Boba Sejenak! Ini 5 Ramuan Asli Indonesia yang Bikin Tubuh Fit dan Hati Senang
Secara geografis memang berasal dari wilayah yang sama, tapi masakan Indo-Belanda punya identitas sendiri.
Ini bukan cuma soal makanan, tapi juga soal sejarah panjang, budaya campuran, dan perjalanan identitas.
Perbedaan antara masakan Indonesia dan Indo-Belanda seringkali bikin bingung, bahkan di kalangan masyarakat Belanda sendiri.
Istilah yang dipakai pun kadang tumpang tindih, karena minimnya pemahaman sejarah di baliknya.
Baca juga: Auto Ngiler! Bubur Madura Ini Ternyata Punya 4 Rasa Sekaligus dalam Satu Mangkuk
Istilah “Indo Dutch” merujuk pada orang-orang keturunan campuran Eropa (khususnya Belanda) dan Indonesia.
Mereka adalah bagian dari komunitas yang terbentuk di masa kolonial Hindia Belanda, lengkap dengan budaya unik yang lahir dari percampuran dua dunia.
Bukan cuma generasi pertama, tapi juga keturunannya yang kini tersebar di berbagai negara seperti Belanda, Amerika Serikat, Kanada, hingga Australia.
Baca juga: Hidden Gem Kuliner Madura: Tajin Sobih, Bubur Manis Gurih yang Punya Rahasia Rasa Unik
Jauh sebelum istilah “fusion food” jadi tren, masakan Indo-Belanda sudah lebih dulu eksis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Keasberry.com