INDOZONE.ID - Panisses adalah salah satu kudapan tradisional asal Provence, Prancis, yang semakin populer di berbagai belahan dunia.
Hidangan ini berbahan dasar tepung kacang chickpea (tepung gram) yang diolah menjadi adonan padat, kemudian dipotong dan digoreng hingga berwarna keemasan.
Teksturnya unik, bagian luar renyah, sementara bagian dalam lembut dan creamy, menjadikannya camilan yang memikat lidah.
Panisses diyakini berasal dari kawasan Liguria, Italia, sebelum akhirnya menyebar ke Marseille dan wilayah Provence.
Nama “panisse” kemungkinan berakar dari kata Latin panis (roti) atau panicum (sejenis millet).
Baca juga: Kalimotxo: Koktail Sederhana dari Basque yang Mendunia
Awalnya, panisses dibuat sebagai makanan sederhana pekerja pabrik di Estaque, sebuah desa kecil dekat Marseille.
Kini, panisses menjadi ikon kuliner lokal yang disajikan di kafe maupun restoran, baik sebagai camilan maupun pendamping hidangan utama.
Baca juga: Resep Avocado Cold Brew Smoothie: Perpaduan Segar Kopi dan Alpukat
Baca juga: Resep Matcha Tonic: Minuman Segar Penuh Energi
Panisses biasanya disajikan panas dengan taburan garam laut atau rempah.
Namun, ada juga variasi manis, panisses dingin yang ditaburi gula atau dilapisi cokelat.
Hidangan ini cocok disantap sebagai camilan sore, teman minum anggur, atau bahkan pengganti kentang goreng.
Baca juga: Resep Matcha Tonic: Minuman Segar Penuh Energi
Karena berbahan dasar tepung kacang, panisses juga ramah bagi mereka yang menjalani diet bebas gluten dan vegan.
Panisses bukan sekadar gorengan biasa, melainkan bagian dari tradisi kuliner Mediterania yang kaya sejarah.
Dengan bahan sederhana dan cara memasak yang mudah, siapa pun bisa menghadirkan cita rasa Provence di dapur rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tasteatlas.com