Ilustrasi Grontol Jagung (Dok. Istimewa)
INDOZONE.ID - Indonesia adalah surganya kuliner, dengan kekayaan rasa dan jenis makanan yang tak terhingga. Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangan zaman, dan perubahan selera, beberapa hidangan lezat yang dulunya mudah ditemui kini perlahan menghilang.
Bahkan pada saat ini menjadi makanan sangat sulit ditemukan. Resepnya jarang dibuat, bahan bakunya sulit didapat, atau pembuatnya sudah tak ada lagi.
Baca juga: Menhut: Banyuwangi Jadi Contoh Nasional Pengelolaan Hutan Berbasis Wisata Alam
Bagi generasi yang lebih tua, makanan-makanan ini mungkin menyimpan kenangan masa kecil yang manis. Bagi generasi muda, ini adalah warisan kuliner yang patut diketahui.
Mari kita telusuri 7 makanan enak yang sudah langka saat ini, yang mungkin hanya bisa kamu temui di festival kuliner khusus atau di sudut-sudut kota yang masih menjunjung tinggi tradisi.
Kue Rangi khas Betawi. (Photo/Istimewa)
Kue Rangi adalah jajanan tradisional khas Betawi yang kini sangat sulit ditemukan. Terbuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut, kue ini dimasak di atas cetakan khusus yang dipanaskan menggunakan arang.
Disajikan dengan siraman gula merah kental, Kue Rangi menawarkan perpaduan rasa gurih kelapa dan manis gula yang sederhana namun nikmat. Aromanya yang khas dari pembakaran arang membuat siapa pun rindu.
Kue Koyor adalah camilan manis dengan tekstur kenyal dan lembut, mirip seperti agar-agar atau jelly yang berasal dari daerah Jawa Tengah. Kue ini dibuat dari santan, tepung beras, gula, dan pewarna alami.
Kue Koyor biasanya dicetak dalam cetakan bunga atau daun, lalu disajikan dingin. Rasanya ringan, manis, dan sangat menyegarkan, namun keberadaannya kini makin jarang terlihat di pasar tradisional.
Baca juga: Liburan Tipis-tipis ke Solo: Laweyan dan Serabi Notosuman Wajib Masuk Bucket List
Ilustrasi Getuk Lindri. (Dok. Istimewa)
Getuk adalah makanan tradisional dari singkong yang berasal dari daerah Jawa Tengah dan juga Jawa Timur. Getuk Lindri adalah varian gethuk yang dibuat dengan mesin khusus sehingga keluar berupa untaian seperti mi, lalu diberi pewarna-warni cerah dan ditaburi parutan kelapa.
Rasanya manis, legit, dan teksturnya kenyal. Meskipun gethuk masih ada, Getuk Lindri dengan bentuk khasnya ini sudah sangat jarang ditemukan, terutama yang dijajakan keliling.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan