INDOZONE.ID - Palembang memang rajanya olahan ikan, tapi jika isi koper Anda hanya dipenuhi Pempek dan Kerupuk Kemplang, rasanya ada yang kurang.
Sebagai kota tertua di Indonesia, Palembang menyimpan khazanah kuliner dan kriya yang jauh lebih dalam dan eksotis untuk dijadikan buah tangan atau oleh-oleh.
Berikut adalah kurasi oleh-oleh khas Palembang yang anti-mainstream, otentik, dan pasti akan membuat si penerima merasa spesial:
Baca juga: Bosan Bawa Sanjai? Ini 5 Oleh-Oleh Padang Paling Unik yang Wajib Masuk Koper!
1. Kue Delapan Jam
Sesuai namanya, kue basah legendaris ini dimasak dengan cara dikukus selama 8 jam nonstop. Rasanya manis pekat karena menggunakan banyak telur dan susu tanpa tepung terigu sedikit pun, dengan tekstur sangat kenyal, legit, dan berongga halus seperti spons.
Dahulu, kue ini hanya disajikan untuk kaum bangsawan Kesultanan Palembang. Membawanya pulang adalah cara menghadirkan cita rasa istana di rumah Anda.
2. Sambal Lingkung
Jangan tertipu namanya, ini bukan sambal basah yang pedas menyengat. Sambal Lingkung sebenarnya adalah abon yang terbuat dari daging ikan tenggiri atau parang-parang yang diolah dengan santan dan rempah.
Berbeda dengan abon sapi, aroma ikannya sangat segar dan tidak amis dengan tekstur kering, halus, serta sangat gurih. Gak hanya itu Sambal Lingkung dikenal tahan lama, ringan, dan praktis untuk teman makan nasi hangat atau bubur saat malas masak.
Baca juga: Bosan dengan Bipang? Ini 5 Oleh-oleh Khas Pasuruan yang Anti-Mainstream!
3. Lempok Durian
Jika Garut punya dodol, Palembang punya Lempok. Bedanya, Lempok Palembang menggunakan persentase daging buah durian yang sangat tinggi atau biasanya di atas 80%.
Lempok Durian dikenal memiliki wangi durian yang sangat semerbak dan teksturnya padat. Ini adalah cara terbaik menikmati durian Palembang dalam bentuk praktis tanpa harus repot membawa buahnya yang berduri ke dalam pesawat.
4. Kopi Semendo
Sumatera Selatan adalah salah satu penghasil kopi terbesar di Indonesia, dan Kopi Semendo adalah primadonanya. Kopi ini memiliki karakteristik rasa yang kuat, body yang tebal, dengan aroma cokelat dan kacang yang khas.
Gak hanya itu, Kopi ini sering kali diolah secara tradisional sehingga memiliki rasa yang sangat "jujur". Ini akan jadi oleh-oleh yang sangat cocok untuk teman kantor atau kerabat pencinta kopi yang bosan dengan varian kopi mainstream dari daerah lain.
5. Kain Jumputan Palembang
Selain Songket yang harganya jutaan, Palembang memiliki kain Jumputan yang lebih santai namun tetap elegan. Dibuat dengan teknik ikat celup manual, menghasilkan motif titik-titik tujuh warna atau pelangi yang cantik.
Kain ini biasa berbahan sutra atau sifon yang dingin di kulit. Hal itu membuat kain ini memberikan kesan oleh-oleh yang "niat" karena ini adalah produk kriya, bukan sekadar makanan yang akan habis sekali makan.
Palembang adalah tentang perpaduan rasa yang berani dan ketelatenan dalam berkarya, mulai dari kue yang dimasak delapan jam hingga kain yang diikat satu per satu.
Memilih oleh-oleh yang unik adalah cara Anda berbagi cerita tentang kekayaan budaya Sriwijaya yang sesungguhnya. Jadi, mana yang masuk ke dalam daftar belanja Anda?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan