Rabu, 08 JUNI 2022 • 10:45 WIB

Dinilai Menyesatkan Konsumen karena Tak Cantumkan Harga Sewa Penginapan, Airbnb Digugat

Author

Aplikasi Airbnb. (REUTERS/Dado Ruvic/)

Regulator persaingan bisnis Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) menggugat platform Airbnb atas tuduhan menyesatkan konsumen soal harga sewa akomodasi.

Dilansir Reuters, ACCC menyatakan platform tersebut menyesatkan konsumen di Australia pada periode Januari 2018 sampai Agustus 2021 karena hanya menaruh simbol "$" tanpa menjelaskan harga dalam dolar Amerika Serikat.

"Kekeliruan Airbnb menyebabkan konsumen kehilangan kesempatan mengambil pilihan berdasarkan informasi akomodasi yang mana dan berapa harganya untuk liburan mereka, di platform Airbnb," kata ACCC.

Kasalahan yang dilakukan Airbnb membuat masyarakat mengira harga dalam dolar Australia, sehingga biaya lebih tinggi dari perkiraan konsumen.

Baca juga: Pesan Hotel di Airbnb, Rombongan Pramuka Ini Malah Ditipu

"Selain membayar lebih tinggi dari perkiraan, sejumlah konsumen yang dikenakan biaya dalam dolar AS kehabisan uang karena konversi mata uang yang dilakukan penyedia kartu kredit," kata ACCC.

Lembaga tersebut meminta hukuman penalti finansial untuk memberi kompensasi pada orang-orang yang terjebak harga keliru yang ditampilkan pada situs Airbnb.

Airbn, menurut regulator, mengetahui bahwa harga yang dicantumkan adalah dalam dolar AS ketika mereka mendapatkan keluhan dari pengguna Australia.

Pihak Platform penyewaan akomodasi Airbnb sendiri belum memberikan keterangan atas tuntutan yang dilayangkan oleh ACCC.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU