Senin, 04 OKTOBER 2021 • 15:09 WIB

Maskapai Cathay Pacific Berniat Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Berkelanjutan

Author

Pesawat Cathay Pacific. (photo/Dok. Wikipedia)

Maskapai Cathay Pacific baru-baru mengatakan mereka berminat untuk mencapai emisi karbon nol bersih atau zero emission pada 2050 dengan janji untuk menggunakan bahan bakar berkelanjutan pada 10% dari total konsumsi bahan bakar pada 2030 mendatang. 

Di sisi lain, Cathay berharap untuk mulai menerima pengiriman dari SAF yang diproduksi oleh Fulcrum dan menggunakan secara luas untuk penerbangannya yang berangkat dari Amerika Serikat mulai 2024 mendatang dan seterusnya.

Selain itu, mereka juga menjadi yang pertama untuk bermitra dengan Airbus untuk menggunakan SAF pada penerbangan pengiriman pesawat terbaru dari fasilitasnya yang berada di Toulouse, Prancis. Melihat hal itu, Chief Executive dari Cathay, Augustus Tang memberikan pernyataannya. 

“Penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan adalah kunci untuk mendekarbonisasi operasi kami selama beberapa dekade mendatang." ungkapnya. 

“Cathay Pacific telah memulai di bidang ini dengan investasi dan perjanjian offtake kami dengan Fulcrum BioEnergy." katanya. 

“Komitmen baru kami untuk memiliki SAF terdiri dari sepuluh persen dari total konsumsi bahan bakar kami pada tahun 2030 adalah sinyal yang jelas dari tekad kami untuk mencapai target emisi nol bersih kami dan menjadi pemimpin dalam perang melawan perubahan iklim.” jelasnya. 

“Kami meminta dukungan dari berbagai kelompok pemangku kepentingan untuk membantu mewujudkannya, mulai dari pembuat kebijakan, sektor energi, produsen pesawat dan mesin, dan bahkan pelanggan kami, yang ingin mengurangi jejak karbon mereka." lanjutnya. 

“Hanya dengan bergandengan tangan kita dapat mencapai tujuan ambisius ini bersama-sama.” tutupnya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU