Meski di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia, ada beberapa kegiatan festival yang menjadi daya tarik sebuah kearifan lokal. Seperti 'Festival Salju' di Lembah Lahaul yang dilaksanakan selama dua bulan kedepan.
Lembah Lahaul sepenuhnya tertutup salju dan penduduk setempat membuat karya seni. Lembah ini terletak di pegunungan es di Himalaya bagian utara-timur negara bagian India dari Himachal Pradesh.
Dilansir dari India Times, Rabu (3/2/2021), Pankaj Rai, Wakil Komisaris, Lembah Lahaul-Spiti mengatakan bahwa tujuan penyelenggaran festival tersebut untuk menghidupkan kembali tradisi lama yang telah hilang.
"Tujuan menyelenggarakan festival musim dingin adalah untuk dapat menarik wisatawan ke wilayah tersebut dan juga menghidupkan kembali beberapa tradisi yang telah lama hilang yang dipraktikkan oleh penduduk setempat," katanya dilansir dari Outlook, Rabu (3/2/2021).
Di sisi lain, seorang turis bernama Rai mengaku sangat antusias dengan hadirnya tradisi tersebut yang membuatnya ingin mencoba datang ke sana dengan mencari pengalaman baru.
Baca juga: Baru, Vending Machine di Jepang Jual Alat Tes PCR, Segini Harganya
“Sebelumnya, selama musim dingin, orang-orang di wilayah itu terputus dari dunia luar. Selama waktu itu, satu-satunya kegiatan utama yang mereka lakukan adalah mengambil bagian dalam ritual dan menghadiri festival musim dingin yang diadakan di berbagai bagian lembah. Sekarang, kami mencoba menggabungkan semua aktivitas musim dingin itu dan menampilkannya dalam satu platform,” kata Rai.
Di sisi lain, Menteri Pendidikan Teknis dan Urusan Suku India, Dr Ram Lal Markanda juga sempat memberikan komentarnya terkait tradisi tersebut. Tak hanya itu saja, selain peralatan tradisional Lahaul, kostum juga dipamerkan selama Festival.
"Penduduk setempat memiliki budaya yang kaya dan mereka mengikuti berbagai tradisi unik yang akan dipamerkan selama festival," kata dia.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: