Minggu, 13 DESEMBER 2020 • 16:26 WIB

Mengenal Nairobi, Kota Kecil di Afrika yang Ramah Turis

Author

Potret kota Nairobi di Kenya, Afrika. (micato.com)

Kota Nairobi berdiri pada akhir abad ke-19 sebagai kota primitif kecil yang terletak di jalur rel yang menghubungkan Uganda dengan Mombasa di Kenya, Afrika. 

Melansir ezinearticles.com, kota ini terus berkembang menjadi ibu kota Koloni Inggris di Afrika Timur pada tahun 1907. 

Pada tahun 1963, Nairobi menjadi ibu kota Republik Kenya dan salah satu kota menarik yang dikunjungi oleh banyak turis yang bepergian ke Kenya.

Dalam kurun waktu ini, Nairobi merupakan pusat perdagangan kopi, teh, dan beberapa tumbuhan lainnya. 

Seiring berjalannya waktu, banyak tempat baru didirikan di kota ini dan semakin berkembang untuk para pelancong.

Nairobi adalah salah satu kota terbesar dan terpenting di benua itu. 

Banyak penerbangan yang melakukan perjalanan menuju berbagai tujuan di Afrika sering kali transit di kota ini. 

Dengan jumlah penduduk yang kini mencapai sekitar 4 juta jiwa dan luas permukaan sekitar 700 kilometer persegi, Nairobi menyambut baik ratusan pelancong yang menikmati liburannya di Kenya.

Terlepas dari kenyataan bahwa Nairobi adalah pusat yang cukup signifikan, sebagian besar wisatawan yang berkunjung ke Kenya mengunjungi Nairobi sebagai titik awal untuk bergerak menuju destinasi lain di negara itu termasuk taman nasional dan perjalanan safari. 

Namun, ada sejumlah tempat wisata di Nairobi yang mungkin menarik untuk dijelajahi oleh beberapa pelancong.

Salah satu atraksi paling luar biasa di Nairobi tentunya adalah Taman Nasional Nairobi. 

Didirikan pada tahun 1946 oleh penjajah Inggris, taman ini adalah salah satu taman nasional terbesar dan tertua di seluruh dunia. 

Potret kota Nairobi saat malam hari. (pinterest.com)

Terletak di dekat pusat kota, banyak turis yang melakukan perjalanan ke Kenya mengunjungi taman itu untuk perjalanan setengah hari atau sehari penuh selama mereka tinggal di Nairobi.

Taman Nasional Nairobi ditampilkan sebagai tuan rumah sejumlah besar hewan liar di habitat aslinya. 

Koleksi binatang yang banyak meliputi singa, unicorn, harimau, banyak reptil, dan sejumlah besar pohon dan tumbuhan langka. 

Dengan luas permukaan lebih dari 2200 meter persegi, Taman Nasional Nairobi wajib dikunjungi bagi para pelancong yang menghabiskan liburan mereka di Kenya dan mengunjungi Nairobi.

Jika wisatawan yang berkunjung ke Kenya hanya memiliki waktu beberapa jam untuk menikmati keindahan alam ibu kota, saran terbaik adalah berkunjung ke Taman Nasional Uhura. 

Terletak di dekat pusat komersial kota, taman ini akan menjadi tempat yang menakjubkan untuk piknik dan berkumpul. 

Ditampilkan dengan tanaman hijau dan pemandangan alamnya, wisatawan dapat bersenang-senang selama beberapa jam sebelum melanjutkan tur di Kenya.

Ada juga Museum Nasional Nairobi sebagai yang terbesar di negara ini. 

Museum ini menggambarkan sejarah Kenya melalui beberapa pajangan termasuk kerajinan tangan, fosil hewan punah, beberapa potret, dan banyak pameran lainnya. 

Museum ini akan menjadi kunjungan yang menarik bagi setiap penggemar sejarah yang menghabiskan liburan mereka di Kenya.

Museum luar biasa lainnya yang terletak hanya 10 kilometer dari Nairobi adalah museum Karen Blixen, penulis Denmark terkenal yang tinggal di Kenya sepanjang hidupnya. 

Saat ini, museum tersebut menyambut banyak wisatawan yang menikmati liburan mereka di Kenya. 

Museum itu juga memamerkan barang-barang milik Karen Blixen, furniturnya, dan beberapa alat yang dia gunakan.

Artikel Menarik Lainnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU