INDOZONE.ID - Mengkonsumsi makanan tertentu dapat berdampak positif pada penuaan otak bahkan dapat mencegah demensia.
Meskipun tidak ada cara untuk membalikkan demensia atau penyakit Alzheimer, seseorang bisa mencegah atau menundanya dengan mengkonsumsi makanan yang akan nutrisi.
Para ahli mengembangkan pola makan sehat yang menggabungkan banyak makanan untuk kesehatan otak, disebut sebagai MIND (Mediterranean/DASH Intervention for Neurodegenerative Delay), yang menggabungkan pola makan Mediterania dan pola makan DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension).
Baca Juga: Jaga Kesehatan di Bulan Ramadhan, Ini 7 Makanan Sehat yang Mudah Ditemui
Pola makan ini mencakup buah dan sayuran, ikan, unggas, telur, biji-bijian utuh, serta lemak sehat seperti minyak zaitun, yang semuanya telah terbukti mengurangi peradangan, mencegah kerusakan sel, dan memperlambat efek penuaan otak.
Beberapa makanan terbaik yang bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia.
1. Buah dan Sayuran Berwarna-warni
Studi menemukan bahwa makanan dengan kadar karotenoid tinggi (pigmen yang memberikan warna merah dan oranye pada buah dan sayur), berhubungan dengan kesehatan otak yang lebih baik dan risiko demensia lebih rendah.
Makanan kaya karotenoid antara lain wortel, labu, ubi jalar, paprika, tomat, pepaya, aprikot, dan sayuran hijau seperti bayam.
2. Buah Beri
Buah beri merupakan sumber antioksidan flavonoid yang sangat baik, yang diketahui dapat mencegah kerusakan sel dan menghentikan kerusakan otak akibat radikal bebas. Selain itu, buah-buah ini rendah kadar gula dibandingkan buah lainnya.
3. Ikan
Makanan laut khususnya ikan berlemak seperti salmon dan tuna merupakan sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik, berhubungan erat dengan kesehatan otak dan penurunan risiko kognitif.
Baca Juga: 5 Makanan Sehat untuk Mendukung Program Diet
4. Kacang-kacangan, Biji-bijian, dan Legum
Makanan seperti kenari, almond, kacang tanah, dan kedelai mengandung antioksidan dan asam lemak omega-3, serta nutrisi lainnya seperti vitamin E, vitamin B, kolin, magnesium, dan seng. Semua kandungan tersebut terbukti mendukung kesehatan otak dan mengurangi risiko penurunan kognitif.
5. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh seperti quinoa, barley, beras merah, dan oat kaya akan vitamin B, serat, dan nutrisi lainnya dapat mengurangi peradangan di otak, mendukung daya ingat, dan mencegah demensia.
Sementara, beberapa makanan sebaiknya dibatasi untuk mencegah penurunan kognitif dan demensia, seperti daging merah, makanan manis, biji-bijian olahan, gorengan, makanan olahan, dan makanan cepat saji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Uhhospitals.org