INDOZONE.ID - Saat bepergian dengan pesawat, tidak semua barang bisa dibawa begitu saja di dalam koper. Ada beberapa aturan dari pihak maskapai dan otoritas penerbangan terkait barang apa saja yang dilarang dimasukkan ke dalam bagasi pesawat.
Beberapa barang tertentu dilarang karena dianggap berbahaya, baik bagi keselamatan penerbangan maupun penumpang.
Untuk itu, penting bagi penumpang memahami aturan agar tidak mengalami kendala saat pemeriksaan di bandara.
Baca juga: Panduan Eksklusif: Fasilitas Mewah yang Bisa Anda Nikmati di Lounge Bandara dan Cara Aksesnya
Dalam artikel ini, Indozone akan membahas barang apa saja yang dilarang di bagasi pesawat. Simak ulasannya!
Daftar Barang yang Dilarang Masuk Bagasi Pesawat
Berdasarkan regulasi International Civil Aviation Organization (ICAO) dan International Air Transport Association (IATA), barang berbahaya yang dilarang dalam bagasi meliputi bahan peledak, cairan/padatan mudah terbakar, zat korosif, bahan radioaktif, dan zat beracun/menular.
Contoh barang-barang yang dilarang:
- Bahan peledak seperti petasan, kembang api, amunisi, suar (flare), hingga perlengkapan pesta seperti party popper dan sparkler.
- Kotak atau koper khusus yang mengandung bahan berbahaya seperti baterai lithium atau perangkat piroteknik.
- Gas bertekanan (mudah terbakar, tidak mudah terbakar, maupun beracun) seperti butana, propana, tabung selam, bahan bakar korek, atau isi ulangnya.
- Korek api, termasuk korek cerutu, korek api biru (blue flame), korek bertenaga baterai (misalnya berbasis lithium), korek unik, serta korek api gesek bebas.
- Power bank dilarang masuk bagasi pesawat. Aturan kapasitas powerbank menurut IATA, maksimal 100 Wh (sekitar 20.000 mAh - 27.000 mAh) yang diperbolehkan masuk kabin. Kapasitas di atas regulasi tidak diperbolehkan sama sekali.
- Bahan pengoksidasi seperti bubuk pemutih dan peroksida.
- Cairan mudah terbakar seperti cat dan lem.
- Bahan padat yang mudah terbakar.
- Alat pelumpuh seperti semprotan merica (pepper spray) atau gas air mata.
- Zat beracun seperti arsenik, sianida, atau insektisida berbahaya.
- Material radioaktif.
- Bahan korosif seperti merkuri (misalnya dalam termometer), asam, alkali, dan baterai basah.
- Makanan siap saji militer (Meals-Ready-to-Eat/MRE)
- Senjata api dan bagian-bagiannya, termasuk pistol, senapan, replika senjata, senjata angin, hingga komponen seperti laras dan pemicu
- Amunisi, termasuk peluru kosong maupun selongsong bekas.
- Senjata mainan yang menyerupai senjata asli.
- Benda lain yang berpotensi membahayakan selama penerbangan, seperti material bermagnet kuat, benda ofensif, atau bahan yang dapat menyebabkan iritasi.
Dampak Jika Melanggar Aturan
Ada sejumlah risiko yang akan kamu hadapi jika tetap bandel memasukkan barang terlarang ke bagasi.
Berikut ini sejumlah risikonya:
- Koper dibongkar paksa saat pemeriksaan X-Ray
- Barang disita oleh petugas
- Koper terlambat sampai
- Dalam kasus ekstrem, bisa dikenakan sanksi
Baca juga: Daftar Bandara Terbesar di Indonesia: Megah dengan Fasilitas Jempolan!
Bandara internasional menerapkan sistem keamanan ketat, jadi hampir mustahil barang berbahaya lolos dari pemeriksaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Singapore Air