Jumat, 02 JANUARI 2026 • 08:23 WIB

Buka Tahun 2026 , Kemenpar Beri Sambutan Spesial bagi Wisatawan Mancanegara

Author

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa saat menyambut kedatangan wisatawan pertama tahun 2026 yang tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (kemenar.go.id). 

INDOZONE.ID - Tahun 2026 menjadi momentum awal kebangkitan pariwisata Indonesia. 

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyambut langsung kedatangan wisatawan mancanegara pertama yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. 

Penyambutan tersebut menandai dimulainya perjalanan sektor pariwisata nasional yang diharapkan semakin berkualitas dan berkelanjutan sepanjang tahun ini.

Penyambutan dilakukan oleh Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa bersama Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir, Kamis (1/1/2026). 

Wisatawan perdana tersebut merupakan penumpang maskapai All Nippon Airways (ANA) penerbangan NH835 dari Narita, Jepang, yang tiba pada pukul 00.15 WIB.

Baca juga: Pelatihan Barista Desa Ngabab: Meningkatkan Keterampilan dan Edukasi Masyarakat

Begitu memasuki area terminal, para penumpang disambut dengan ramah. 

Kemenpar dan InJourney Airports memberikan bingkisan khusus, disertai pertunjukan tarian tradisional sebagai representasi kekayaan budaya Nusantara. 

Seluruh kru maskapai ANA juga memperoleh sambutan serupa.

“Ini adalah tradisi yang setiap tahun kita lakukan. Kami berharap penyambutan ini membawa optimisme bahwa pada tahun 2026 akan terjadi pergerakan pariwisata yang semakin positif,” kata Wamenpar Ni Luh Puspa.

Tidak hanya di Tangerang, penyambutan wisatawan mancanegara pertama juga digelar di Bali dan Kepulauan Riau. 

Baca juga: LRT Jakarta Pastikan Beroperasi Hingga Pukul 02.00 WIB pada Malam Pergantian Tahun

Ketiga wilayah tersebut merupakan pintu masuk terbesar wisatawan asing ke Indonesia.

Menurut Ni Luh Puspa, performa sektor pariwisata sepanjang tahun 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. 

Pertumbuhan kunjungan wisatawan tercatat berada di atas 10 persen dibandingkan tahun 2024.

Berdasarkan data Kemenpar, periode Januari hingga Oktober 2025 mencatat kunjungan wisatawan mancanegara lebih dari 12 juta orang. 

Di saat yang sama, pergerakan wisatawan nusantara melampaui 900 juta perjalanan.

Baca juga: Sambut Malam Pergantian Tahun, Gubernur DKI Gratiskan Umumkan Angkutan Umum

“Ini menunjukkan bahwa kepercayaan dunia dan masyarakat terhadap destinasi Indonesia semakin pulih, semakin tangguh, dan semakin kuat. Kondisi ini harus kita jaga bersama,” ujar Ni Luh Puspa.

Kemenpar menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. 

Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi hal yang mutlak untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan pariwisata.

Dengan tren yang terus membaik, Kemenpar optimistis target 2026 dapat tercapai. 

Pemerintah menargetkan 16 hingga 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,1 miliar pergerakan wisatawan nusantara sepanjang tahun ini.

Baca juga: Sambut Malam Pergantian Tahun, Gubernur DKI Gratiskan Umumkan Angkutan Umum

Untuk mewujudkan target tersebut, berbagai program strategis telah disusun dengan fokus pada kualitas dan keberlanjutan. 

Aspek keselamatan dan keamanan wisatawan menjadi perhatian utama.

“Kita tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi juga tentang pengalaman yang dirasakan wisatawan. Experience-based tourism akan menjadi kunci,” tutur Ni Luh Puspa.

Pengembangan pariwisata berbasis komunitas juga terus diperkuat. Desa wisata, gastronomi, wisata bahari, heritage tourism, seni dan desain, hingga wellness tourism menjadi sektor unggulan yang terus dikembangkan.

“Kami ingin meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan secara menyeluruh, agar mereka merasakan kenyamanan, keamanan, dan kesan mendalam selama berkunjung ke Indonesia,” kata Ni Luh Puspa.

Baca juga: YLKI Soroti Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo, Minta Audit dan Perlindungan Konsumen Diperkuat

Sementara itu, Achmad Syahir menyampaikan bahwa selama periode 15–30 Desember 2025, pergerakan penumpang di seluruh bandara InJourney Airports mencapai 7,8 juta orang.

Bandara Soekarno-Hatta mencatat jumlah penumpang sekitar 2,7 hingga 3 juta, meningkat sekitar 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

Penerbangan internasional di Bali juga mengalami kenaikan sekitar 1,9 hingga 2 persen.

Menurut Achmad Syahir, bandara memiliki peran strategis dalam menciptakan pengalaman wisatawan yang positif.

“Selama periode Nataru ini kami menghadirkan berbagai aktivitas customer experience seperti pemberian gift serta prosesi penyambutan wisatawan malam ini,” ujar Achmad Syahir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenpar.go.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU