INDOZONE.ID Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat promosi destinasi wisata Indonesia dengan menyasar pasar Singapura. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkenalkan potensi wisata Bali Utara dan Barat yang dinilai masih memiliki ruang besar untuk dikembangkan.
Lantas seperti apa program yang akan dijalankan, berikut penjelasannya
Kemenpar Gelar Famtrip untuk Promosikan Bali Utara dan Barat
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar kegiatan Familiarization Trip (Famtrip) untuk menarik wisatawan Singapura berkunjung ke Bali Utara dan Bali Barat.
Baca juga: Kemenpar Terbitkan Tiga Publikasi Strategis untuk Bangkitkan Sektor Pariwisata Nasional
Sebanyak empat perwakilan agen perjalanan dan operator tur dari Singapura diajak merasakan langsung pengalaman wisata melalui program bertajuk “Hidden Bali: Serenity, Nature and Sustainability” yang berlangsung Desember 2025.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara I Kemenpar, Dedi Ahmad Kurnia, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Bali di luar selatan.
“Kami berharap ada peningkatan kunjungan ke Bali utara dan barat, tentunya ke depan Kementerian Pariwisata dapat terus mengadakan kegiatan Familiarization Trip,” ujar Dedi Ahmad Kurnia dikutip ANTARA
Dorong Kolaborasi dan Pemerataan Wisata
Selain menikmati destinasi, peserta Famtrip juga dipertemukan dengan pelaku usaha pariwisata lokal untuk bertukar ide dan menjajaki peluang kolaborasi.
Baca juga: Heboh Lift Kaca Nusa Penida! Kemenpar Pastikan Aman dan Ramah Lingkungan
Dedi menyebut Bali Utara dan Bali Barat memiliki potensi wisata yang beragam, mulai dari wisata alam, bahari, kebugaran, gastronomi, hingga budaya.
Program ini merupakan bagian dari Program 3B yang bertujuan memperkenalkan destinasi Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara sekaligus meratakan persebaran wisatawan.
“Kami berharap perjalanan ini akan menginspirasi agen perjalanan Singapura kami untuk mengembangkan paket wisata yang segar, inovatif, dan siap pasar,” kata Dedi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA