INDOZONE.ID - Media sosial dihebohkan dengan adanya keluhan masyarakat terkait dugaan tindakan pungli di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang sering dipanggil KDM langsung bertindak.
Viralnya momen dugaan pungli ini disuarakan oleh akun Instagram uc.you yang memiliki 846 ribu pengikut. Dalam video yang diunggah, wanita tersebut membeberkan pengalaman tidak mengenakan di Kebun Raya Bogor.
"Gila ya merdeka apaan pungli dimana-mana. Jadi kemarin aku sempat bikin acara kantor di Kebun Raya Bogor, asisten aku kok dibawa sekuriti, aku kaget dong. Katanya kita harus bayar lagi Rp 15 ribu per orang karena kita bawa makanan dari luar," kata wanita tersebut dalam video yang diposting seperti dilihat pada Sabtu (23/8/2025).
Baca juga: Perbedaan Istana Bogor Dengan Kebun Raya Bogor: Tertarik untuk Berkunjung?
Wanita tersebut mengaku membawa karyawan hingga mencapai puluhan orang. Dia juga merasa hal tersebut adalah tindakan pungli.
"Aku tuh paling jarang komplen-komplen kayak gini ya. Kita nih negara yang besar, besar pajaknya ya hehe. Tapi aku merasa aku cukup punya power jangan mau pajak besar, fasilitas kita nggak dapet apa-apa, pungli dimana-mana," ucap wanita itu lagi.
Respon KDM
Video wanita itu pun akhirnya direspon langsung oleh Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur di wilayah tersebut. Melalui akun Instagramnya, KDM membuat video yang membahas hal tersebut.
"Ada postingan dimedia sosial mengenai keluhan warga yang berkunjung ke Kebun Raya merasa ada pungutan liar pada saat dia menggelar sebuah kegiatan," kata KDM.
KDM kemudian menyampaikan permintaan maafnya kepada para warga atau pengunjung wisata jika merasa ada peristiwa yang tidak mengenakan.
Baca juga: Respons Dedi Mulyadi atas Viral Meninggalnya Balita di Sukabumi karena Cacingan
Langkah selanjutnya, Gubernur Jabar tersebut menyatakan pihak pengelola Kebun Raya bakal dipanggil untuk dimintai klarifikasinya.
"Agar peristiwa ini clear dan tidak menimbulkan problematika dalam pengelolaan wisata di Jabar, hari Selasa, Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat akan mengundang jajaran manajemen dari Kebun Raya untuk menjelaskan peristiwa tersebut sehinhga berbagai kesalahpahaman tidak terulang lagi," kata KDM.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan