Kamis, 17 JULI 2025 • 14:24 WIB

Dear Pendaki, Gunung Semeru Tutup Jalur 10 Hari Selama Agustusan

Author

Bromo Tengger Semeru National Park (Unsplash.com/Adrian Hartanto)

INDOZONE.ID - Dear pendaki, kalau kamu ada rencana mau naik Gunung Semeru pas Agustus nanti jangan sedih ya. Soalnya jalur pendakian Gunung Semeru ditutup sementara karena ada kegiatan adat. 

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bakal menutup sementara jalur pendakian di Gunung Semeru selama 10 hari. Mulai tanggal 17 hingga 26 Agustus 2025 guna menghormati perayaan kepercayaan warga Suku Tengger, Hari Raya Karo.

"Aktivitas jalur pendakian di Gunung Semeru ditutup secara total mulai Minggu (17/8) sampai pada Selasa (26/8). Aktivitas pendakian kembali dibuka pada 27 Agustus 2025," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha, dikutip ANTARA. 

Baca juga: Guide Ungkap Kejadian saat Turis Swiss Jatuh Turun Gunung Rinjani


Keputusan soal penutupan jalur pendakian Gunung Semeru itu juga telah resmi diumumkan oleh Balai Besar TNBTS melalui Surat Pengumuman Nomor PG.11/T.8/TU/HMS.01.08/B/07/2025 yang diterbitkan pada hari ini.

Surat pengumuman dari Balai Besar TNBTS itu sekaligus menindaklanjuti surat dari Kepala Desa Ranupani Nomor 400.10.2/150/427.92.12/2025 tentang Permohonan Izin Penutupan Jalur Pendakian Semeru Sementara, yang diterbitkan pada Kamis 10 Juli 2025. Rudi menyampaikan bahwa aktivitas pendakian terakhir dilaksanakan pada Sabtu 16 Agustus 2025).

"Dan pendaki wajib turun ke Ranupani pada Minggu 17 Agustus paling lambat pukul 16.00 WIB," ucapnya.

Baca juga: Harga Izin Drone di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru 2025

Toleransi Adat


Masyarakat diharapkan mematuhi aturan yang telah dibuat ini, sebagai bentuk toleransi terhadap adat masyarakat Tengger.

"Mari bersama-sama menjaga dan menghormati budaya dengan mengikuti aturan yang ada," ucap dia.


Selain itu, melalui surat pengumuman dari Balai Besar TNBTS, meski jalur pendakian Gunung Semeru ditutup tetapi aktivitas kunjungan wisata dan berkemah di Ranu Regulo masih tetap dibuka.

"Pendaki dan pengunjung bisa membeli tiket melalui websitebromotenggersemeru.ksdae.kehutanan.go.id," tutur dia.

Persiapkan Keamanan

Sementara itu, Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama mengatakan telah mempersiapkan pengamanan sebagai bentuk antisipasi adanya pendaki liar yang mendaki Gunung Semeru, selama pemberlakuan masa penutupan itu.

"Di pintu masuk (jalur pendakian) kami sudah memiliki petugas yang berjaga," ujarnya.

Terkait pemesanan tiket pendakian untuk 17-26 Agustus, Endrip menyatakan jika pihak masih belum membuka proses penjualan, sehingga dipastikan belum ada satu pun pendaki yang melakukan pembelian tiket masuk.

"Semuanya aman, kuota pendakian belum kami buka untuk tanggal itu," kata Endrip.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU