INDOZONE.ID - Guide Gunung Rinjani Agam terus jadi sorotan pasca kejadian meninggalnya turis cantik asal Brasil karena jatuh di jurang Gunung Rinjani. Agam Rinjani pun kini aktif di media sosial dan suka mengedukasi para pendaki.
Agam menyebut, ketika naik gunung butuh banyak persiapan yang matang. Apalagi kalau naik Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 mdpl.
“Minimal persiapan secara fisik, mental, apa semua sebelum masuk perlengkapan. Habis itu lengkapi semua perlengkapan harus tahu kondisi lapangannya seperti apa supaya kita bisa mempersiapkan segala sesuatu yang akan terjadi,” ungkapnya dikutip dari laman Instagram Kemenhut RI, Minggu (6/7/2025).
Baca juga: Lambatnya Momen Evakuasi Pendaki Cantik Brasil di Gunung Rinjani Malah Disorot Media Asing
Pelajari Tentang Gunungnya
Kamu juga diminta untuk mengenali seputar gunung yang akan didaki. Terutama jika ada risiko besar yang bisa saja kamu alami.
Termasuk ilmu survival saat terjebak di gunung dan mengalami risiko kelelahan.
“Baca risiko-risiko yang terjadi ketika naik gunung, apa semua memiliki ilmu pengetahuan tentang naik gunung, persiapan perjalanan alam terbuka sampai ke ilmu paling tinggi survival minimal harus mengetahui ilmu itu,” tambahnya.
Siapkan Tenaga Ekstra
Dalam video yang sama, Guide atau Rinjani Squad Herna Hadi Prasetyo atau dikenal dengan Tyo Survival menambahkan, saat kamu ingin nanjak ke Gunung Rinjani, persiapkan energi dan tenaga ekstra, karena medan pendakian sangat berbeda dengan gunung lain di Indonesia.
“Untuk para pendaki pemula atau yang sudah sering mendaki gunung lain, kita Gunung Rinjani itu beda. Jadi butuh fisik yang lebih dibandingkan gunung-gunung,” kata Tyo.
Baca juga: Senyum Terakhir Juliana di Rinjani, Pendaki Brasil yang Ditemukan Meninggal Usai Jatuh ke Jurang
Persiapkan Peralatan yang Lengkap
Kemudian yang kedua adalah peralatan yang lengkap, tidak boleh peralatan seadanya. Jika kamu sudah menyiapkan peralatan yang lengkap, mendaki gunung akan lebih safety.
Bawa Obat-obatan
Tyo mengingatkan agar kamu bawa obat-obatan pribadi untuk jaga-jaga stamina dan ketika sakit di atas gubung.
“Jangan lupa juga membawa obat-obatan pribadi karena kita tidak tahu juga biasanya penyakit-penyakit yang kita punya, jadi kita harus mempersiapkan peralatan atau obat-obatan yang kita butuhkan,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram