Jembatan Brooklyn tuh gak cuma jadi penghubung antara Manhattan dan Brooklyn aja, lho.
INDOZONE.ID - Jembatan Brooklyn tuh gak cuma jadi penghubung antara Manhattan dan Brooklyn aja, lho. Ini mah karya teknik yang udah berdiri kokoh sejak 1883 dan sampai sekarang masih jadi simbol kekuatan sekaligus keindahan kota New York.
Tapi, sebenernya sekuat apa sih struktur jembatan legendaris ini? Yuk, kita kulik bareng-bareng!
Baca Juga: 1 Hari Jalan-jalan di Bogor Enaknya Main Kemana Aja Ya?
Jembatan Brooklyn tuh punya desain yang unik banget, soalnya dia nggabungin gaya jembatan gantung sama kabel tegangan. Gak heran deh kalau dia jadi salah satu yang pertama di dunia dengan desain sekeren itu!
Menaranya tinggi banget, sekitar 84 meter, dibuat dari batu granit dan semen Rosendale yang terkenal kuat.
Kabel utamanya gede banget, diameter hampir 16 inci, dan tiap kabel terbuat dari lebih dari 5.000 kawat baja galvanis yang disusun jadi 19 untai.
Kalau dijumlah, panjang kawat baja yang dipakai bisa sampai 36.000 km, lho! Kebayang kan betapa kokohnya?
Walaupun udah tua banget, jembatan ini dirancang supaya tahan gempa besar. Studi dari Departemen Transportasi New York bilang, jembatan Brooklyn sanggup tahan gempa besar yang kejadian cuma sekali dalam 2.500 tahun!
Jadi, jangan khawatir kalau ada gempa gede di New York, jembatan ini masih aman banget.
Baca Juga: 7 Tempat Wisata di Purwokerto yang Lagi Hits dan Wajib Dikunjungi
Pernah dengar gak, tahun 1884 P.T. Barnum, si showman terkenal, ngadain parade 21 gajah jalan di jembatan ini? Ya, itu untuk nunjukin kalau jembatan Brooklyn emang kuat dan aman dipakai.
Aksinya sukses bikin publik makin percaya sama kekuatan jembatan ini.
Fondasi jembatan dibuat pakai caisson, yaitu ruang kedap udara yang diturunin sampai dasar sungai. Para pekerja yang disebut “sandhogs” harus gali tanah dan batu sampe nemu lapisan batu keras.
Fondasi di Brooklyn dalemnya sekitar 13 meter, sedangkan di Manhattan sampai 24 meter. Proses ini bahaya banget dan banyak pekerja yang kena penyakit karena tekanan udara yang ekstrem.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TIME