Ilustrasi negara yang tidak merayakan tahun baru
INDOZONE.ID - Bagi masyarakat dunia secara luas, tanggal 1 Januari ditetapkan sebagai tahun baru. Namun, ada beberapa negara yang merayakan tahun baru pada tanggal berbeda.
Perayaan ini seringkali terkait dengan kalender unik, acara keagamaan, kebudayaan, atau siklus musiman. Hal ini mencerminkan keragaman budaya dan sejarah masyarakat.
Berikut ini adalah negara-negara yang tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari:
Baca Juga: 3 Tempat Malam Tahun Baru 2025 di Semarang, Ada Pertunjukan Seni hingga Kembang Api!
Tahun baru di Arab Saudi ditentukan berdasarkan kalender Islam. Tahun baru Islam dimulai dengan melihat bulan sabit saat matahari terbenam.
Hal ini menandai dimulainya bulan Muharram – salah satu dari empat bulan suci dalam kalender Islam – dan hari tersebut juga dianggap sebagai awal tahun baru.
Di Iran, Nowruz adalah festival tahun baru Persia berdasarkan kalender Solar Hijri Iran.
Nowruz adalah perayaan yang menandai akhir tahun lama dan awal tahun baru, biasanya terjadi pada 21 Maret dalam kalender Gregorian.
Hari ini juga dirayakan di negara-negara dengan pengaruh budaya Persia yang signifikan seperti Afghanistan, Azerbaijan, India, Kirgistan, Kazakhstan, Pakistan, Turki, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.
Tahun baru China, juga dikenal sebagai tahun baru Imlek atau Festival Musim Semi, dihitung berdasarkan kalender lunisolar Tiongkok.
Tanggalnya tidak tetap karena berubah setiap tahun, tetapi biasanya jatuh antara 21 Januari hingga 20 Februari. Untuk tahun 2025, tahun baru China jatuh pada 29 Januari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tribuneonlineng.com