Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 14 DESEMBER 2024 • 12:45 WIB

Reaktifasi Bandara dan Alun-Alun Diyakini Bakal Tingkatkan Sektor Wisata di Jember

Reaktifasi Bandara dan Alun-Alun Diyakini Bakal Tingkatkan Sektor Wisata di JemberWakil Ketua DPRD Jember Widarto (Berkaca Mata), Saat Diskusi dengan Ketua DPRD Jember Ahmad Halim (Kiri).

INDOZONE.ID - Pada Sabtu (14/12/2024), Bupati Jember, Hendy Siswanto, bersama Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) akan melakukan giat soft opening Reaktifasi Alun-Alun Kota Jember.

Giat itu dilakukan setelah kurang lebih 7 bulan, sejak Mei-Juni 2024. Alun-Alun Kota Jember ditutup total untuk dilakukan proyek renovasi dan dikerjakan oleh PT Joglo Multi Ayu dari Jakarta.

Proyek renovasi itu menelan anggaran APBD 2024 kurang lebih Rp 24 Miliar. Secara rinci, digunakan untuk pembangunan landscape Rp 17 miliar, videotron Rp 6 miliar, dan kontrak pengeboran Rp 450 juta.

Selain itu, diketahui juga Calon Bupati Jember Terpilih 2025-2030 Muhammad Fawait (Gus Fawait). Juga melakukan upaya reaktifasi Bandara Notohadinegoro Jember.

Baca Juga: Jember Fashion Carnival 2024: Okupansi Hotel Non Bintang di Bawah 50 Persen, Kenapa?

Diketahui beberapa waktu lalu, Gus Fawait melakukan pertemuan dengan Direktur Angkasa Pura, Direktur Maskapai Citilink, Dirut PTPN dan juga Kementerian Perhubungan. Membahas tentang reaktifasi Bandara Jember itu.

Bahkan Gus Fawait, juga sambung komunikasi dengan Anggota DPR RI terpilih Dapil Jawa Timur IV (Jember dan Lumajang), Kawendra Lukistian. Untuk upaya reaktifasi Bandara Jember.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai upaya reaktifasi Alun-Alun Kota Jember dan Bandara Notohadinegoro setempat. Sebagai bentuk upaya komprehensif yang sama, guna meningkatkan sektor pariwisata di Jember.

Tak lupa, ia pun juga mengingatkan soal kolaborasi dengan banyaknya perguruan tinggi di Jember. Untuk upaya mendorong kemanfaatan tingkatkan roda ekonomi Jember.

Baca Juga: Mengintip Gumuk Pecah, Wisata Hits di Jember yang Mirip Arena Game Mobile Legends

"Masa depan penggerak ekonomi Indonesia dan Jember selain pertanian adalah sektor pariwisata. Pariwisatalah yang paling memungkinkan karena potensinya ada, pasarnya jelas, menyajikan kenyamanan bagi wisatawan dan warga, serta ramah lingkungan. Beda halnya jika mengandalkan eksplorasi,"kata Widarto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di DPRD Jember, Jumat (13/12/2024).

Menurutnya, pariwisata mampu menggerakkan berbagai sektor yang berkaitan. Seperti halnya travel, okupansi hotel atau penginapan, Restoran, UMKM, dan pelaku seni maupun budaya.

"Potensi pasarnya sudah ada, sebagai contoh pasar/konsumen yang sudah jelas adalah keluarga para wisudawan mahasiswa yang berkuliah di berbagai kampus yang ada di Jember. Jumlahnya setiap tahun lebih dari 10.000 mahasiswa di wisuda," ujarnya.

Terkait potensi yang berkaitan dengan dunia kampus itu. Menurut Widarto, bagaimana kemudian dari acara wisuda tersebut. Juga kemudian dikolaborasikan dengan potensi wisata di Jember.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Reaktifasi Bandara dan Alun-Alun Diyakini Bakal Tingkatkan Sektor Wisata di Jember

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!