Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 25 AGUSTUS 2022 • 21:51 WIB

Masjid Pertama di Ranah Minang Wujudnya Seperti Kuil di Tibet, Wudunya Pakai Air Panas!

Masjid Pertama di Ranah Minang Wujudnya Seperti Kuil di Tibet, Wudunya Pakai Air Panas!Masjid tertua di Sumatera Barat (Z Creators/Yulman Yudhistira)

Provinsi Sumatera Barat menyimpan kekayaan wisata yang memesona di Indonesia. Wilayah di pesisir barat pulau Sumatera ini dikaruniai keindahan panorama alam, ragam kuliner, situs bersejarah dan keunikan adat istiadat.

Keindahan alam Sumatera Barat yang memesona salah satunya Nagari Pariangan yang merupakan salah satu Nagari atau Desa di Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Pada 2012 lalu Travel Budget, media pariwisata dari New York, Amerika Serikat menjadikan Nagari Pariangan sebagai desa terindah di dunia.

Mimbar Masjid Ishlah (Z Creators/Yulman Yudhistira)

Kalau kamu mengunjungi Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, jangan lupa singgah di Masjid Ishlah yang merupakan ikon dari Nagari Pariangan.

Masjid Ishlah merupakan masjid tertua di Sumatera Barat yang dibangun pada awal abad ke-19 oleh Syekh Burhanuddin, seorang pengembang agama Islam di ranah Minang atas persetujuan Tuangku nan Barampek yaitu, Tuangku Kali Bandar, Tuangku Aji Manan, Tuangku Katik Basa, dan Tuangku Labai, dengan dibantu sejumlah tukang yang dipimpin oleh Datuk Garang.

Masjid berukuran 16 x 24 meter ini punya bentuk yang unik karena mengadopsi gaya arsitektur Dongson ala dataran tinggi Tibet. Ciri khasnya nampak pada bentuk atap serta tiap sisi bangunan yang memiliki banyak jendela.

Interior Masjid Ishlah (Z Creators/Yulman Yudhistira)

Masjid ini memiliki delapan tonggak besar yang kokoh dan sarat dengan sejarah yang tinggi. Delapan tonggak ini menandakan bahwa orang Pariangan punya delapan buah suku dengan delapan orang Datuk Pucuk yang dikenal dengan Ninik Mamak yang Salapan.

Wudu dengan air panas

Hal unik lainnya, di masjid ini jemaahnya berwudu menggunakan air panas. Bukan pakai water heater ya, melainkan air panas alami karena berasal dari gunung berapi. Air ini juga digunakan oleh masyarakat sekitar untuk mandi. Karena mengandung sulfur air ini dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Masjid Ishlah telah mengalami dua kali renovasi yakni pada 1920 dan 1994. Namun bentuk asli masjid ini masih dipertahankan. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga sering dikunjungi sebagai tempat wisata religi dan budaya.

Artikel menarik lainnya:

Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Z Creators

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Masjid Pertama di Ranah Minang Wujudnya Seperti Kuil di Tibet, Wudunya Pakai Air Panas!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!