Mal ratusan tahun masih diisi dengan deretan butik populer (Fabiola Lawalata/Z Creators)
Beberapa kota di Eropa dikenal sebagai kiblat fashion, enggak heran kalau banyak wisatawan melancong ke Eropa untuk keluar masuk mal berwisata belanja. Kalau Galeries Lafayette merupakan simbol fesyen di Paris, Prancis, maka Belgia punya Galeries Royales Saint-Hubert di kota Brussels.
Mal yang berlokasi di tepat di jantung kota tua Brussels ini usianya sudah lebih dari satu abad karena dibangun pada 1847 oleh arsitek muda Jean-Pierre Cluysenaer.
Bangunan pusat perbelanjaan Saint Hubert ini punya arkade atau lorong pejalan kaki dengan desain terbaik. Atapnya berlapis kaca, sehingga memudahkan cahaya matahari menerangi mal ini.
Rangkaian pelengkung, pilar, jendela, dan tiang berukir klasik yang sambung-menyambung menjadi daya pikat bagi banyak pengunjung. Jangan heran kalau setiap tahunnya sekitar 6 juta orang melewati arkade Saint Hubert ini.
Galeries Royales Saint-Hubert terbagi menjadi beberapa bagian utama, yakni King’s Arcade, Queen’s Gallery dan Princess Gallery.
Berbagai koleksi busana pria dan wanita rancangan para desainer ternama bisa kamu temukan di sini. Begitu juga dengan aneka perhiasan dan aksesori keluaran terbaru, aneka sepatu pria dan wanita, juga beragam cantik untuk wanita merk terkenal. Sebut saja rumah mode Delvaux, Ganterie Italienne, JB Guanti, sampai gerai dekorasi rumah dan interior, J. Forrest. Semua barang ini tentu saja harganya selangit!
Di Princess Gallery, kamu juga bisa menemukan dua toko buku berinterior klasik bernama Librairie des Galleries dan Tropismes.
Enggak niat belanja? Enggak masalah, kamu bisa berjalan-jalan menyusuri mal megah ini sambil cuci mata atau nongkrong di kafe dan kedai kopi.
Kalau lapar, bisa mampir ke sejumlah restoran. Kamu juga bisa nonton di bioskop di Galeries Royales Saint-Hubert.
Artikel menarik lainnya:
Bikin cerita serumu dan dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: